
SABAR: Ribuan penerima zakat mal mengantre di halaman depan Masjid Cheng Ho dengan tertib. Masing-masing menerima Rp 70 ribu.
JawaPos.com – Sudah jadi kewajiban umat Islam untuk berzakat. Zakat pun banyak macamnya. Salah satunya zakat mal atau zakat harta. Nilai 2,5 persen dari harta kita adalah hak kaum duafa. Pasangan Dimas Huang dan Siti Fatimah membagikan zakat mal Sabtu (10/6) di Masjid Muhammad Cheng Ho.
Dibantu petugas linmas, Siama menaiki kursi roda. Perempuan 51 tahun itu pernah terjatuh. Akibatnya, dia tidak bisa berjalan hingga sekarang. Bersama menantunya asal Tambak Segaran, dia mengantre untuk mengambil zakat mal. ’’Alhamdulillah mugi-mugi berkah (semoga berkah),’’ ujarnya setelah menerima uang tunai Rp 70 ribu.
Pembagian zakat tersebut menggunakan sistem kupon yang sudah disebar. Selain di Masjid Cheng Ho, pasangan Dimas Huang dan Siti Fatimah membagikan zakat mal di Probolinggo dan Madura. Total ada 21 ribu kupon. Jika satu kupon nilainya Rp 70 ribu, berarti total zakat mal yang dikeluarkan pasangan Dimas Huang dan Siti Fatimah mencapai Rp 1,47 miliar. ’’Kalau dulu pembagian di rumah. Namun sekarang di Masjid Muhammad Cheng Ho biar aman dan tidak berdesak-desakan,’’ kata Fatimah.
Sejak pagi deretan angkot berjejer di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga menuju Masjid Muhammad Cheng Ho. Angkot-angkot itu membawa penerima zakat mal dari berbagai wilayah di Surabaya.
Pembagian kupon zakat mal dibantu Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Dari setiap wilayah kerja, mereka membagikan kupon tersebut sesuai dengan target dan kriteria penerima zakat mal. Antusiasme warga terlihat dari jumlah antrean. Jalur khusus juga disiapkan. Jalur tersebut terdiri atas jalur khusus laki-laki, perempuan, dan lansia. ’’Kalau dulu, pembagian sampai teriak-teriak. Orang-orang berdesakan,’’ ungkap anak ke-9 dari Sukri Adenan itu. Menurut dia, mengeluarkan zakat tidak harus menjadi orang kaya. Orang pun tidak perlu takut menjadi miskin karena mengeluarkan zakat. (gal/c15/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
