
Seseorang yang mengalami sakit karena stress. (Pexels/Photo by Kaboompics.com)
JawaPos.com - Stres bukan lagi hal asing dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari tekanan pekerjaan, masalah keuangan, hingga tantangan dalam hubungan personal, semuanya bisa memicu stres yang memengaruhi kondisi fisik maupun mental.
Tapi tahukah Anda bahwa stres tidak hanya berdampak pada emosi, melainkan juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh?
Dilansir dari Healthline pada Senin (26/05), stres berkepanjangan dapat memicu berbagai perubahan fisiologis dalam tubuh yang mengganggu fungsi imun.
Dampak buruknya tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dapat memperlemah respons kekebalan tubuh dalam jangka panjang.
Bagaimana proses ini terjadi dan apa saja konsekuensinya bagi kesehatan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pengaruh Stres terhadap Sistem Kekebalan Tubuh
Stres merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang dianggap mengancam atau menantang.
Saat seseorang mengalami stres, tubuh akan memasuki kondisi siaga dengan memicu berbagai perubahan fisiologis. Respons ini melibatkan sistem saraf, endokrin, dan juga sistem imun, yang bekerja sama untuk membantu tubuh menghadapi ancaman yang dirasakan.
Salah satu respons utama yang terjadi dalam fase awal stres atau fase stres akut adalah aktivasi sistem imun.
Pada tahap ini, tubuh akan mengarahkan sel-sel imun khusus ke area-area yang rentan terhadap paparan bakteri, virus, maupun jamur—seperti kulit.
Ini merupakan bentuk perlindungan tubuh dalam menghadapi kemungkinan serangan patogen secara cepat. Dengan kata lain, stres dalam jangka pendek justru dapat membantu memperkuat sistem imun untuk sementara waktu.
Dampak Stres Kronis terhadap Imunitas
Sayangnya, kondisi tersebut tidak akan berlangsung baik jika stres terus berlanjut tanpa henti.
Ketika stres berubah menjadi stres kronis, efeknya terhadap sistem imun menjadi sangat berbeda.
Dalam jangka panjang, stres yang berkepanjangan justru akan menurunkan efektivitas sistem kekebalan tubuh.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
