
Ilustrasi pasien stroke/(Freepik)
JawaPos.com - Stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu, baik akibat penyumbatan atau perdarahan pembuluh darah. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen jika tidak segera ditangani. Yang patut diwaspadai, terdapat jenis stroke yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi meskipun telah dilakukan berbagai pemeriksaan lengkap - kondisi ini dikenal sebagai stroke cryptogenic.
Secara umum, stroke terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, stroke hemoragik yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah otak. Kedua, stroke iskemik yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah otak. Stroke iskemik merupakan jenis yang paling sering terjadi, mencakup 80-85% dari seluruh kasus stroke. Dari jumlah tersebut, sekitar 30-40% tergolong sebagai stroke cryptogenic dimana penyebab pastinya tidak diketahui.
Menurut dr. Anindita Primiari Qodrina, Sp.JP, FIHA, dokter spesialis kardiologi dari Mayapada Hospital Surabaya, meskipun penyebab pastinya sulit diidentifikasi, terdapat beberapa kondisi yang sering dikaitkan dengan stroke cryptogenic. "Beberapa faktor yang mungkin berperan antara lain Patent Foramen Ovale (PFO) atau lubang kecil di jantung yang seharusnya menutup setelah lahir, gangguan irama jantung seperti atrial fibrilasi, penumpukan plak ringan di pembuluh darah, serta kelainan pembekuan darah," jelasnya.
Faktor risiko lain yang perlu diperhatikan meliputi riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, dan obesitas. Untuk mencegah stroke cryptogenic, penting untuk mengendalikan faktor risiko tersebut melalui pola hidup sehat, olahraga teratur, diet seimbang, dan menghindari rokok.
Pemeriksaan menyeluruh sangat diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan penyebab stroke cryptogenic. dr. Fadil, Sp.N(K), dokter spesialis neurologi Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan, pemeriksaan yang dapat dilakukan meliputi CT Scan atau MRI kepala, USG Doppler pembuluh darah leher dan otak, serta angiografi untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah. "Karena sering berkaitan dengan kelainan jantung, pemeriksaan ekokardiografi dan pemantauan irama jantung juga diperlukan," terangnya.
Mayapada Hospital Surabaya menyediakan fasilitas lengkap untuk penanganan stroke cryptogenic melalui Tahir Neuroscience Center dan Cardiovascular Center. "Kami memiliki tim dokter multidisiplin dan peralatan medis canggih untuk menangani berbagai kasus stroke, termasuk layanan gawat darurat stroke 24 jam," ungkap dr. Bona Fernand selaku Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya.
Untuk memudahkan masyarakat, Mayapada Hospital juga menyediakan aplikasi MyCare yang memungkinkan konsultasi dokter jarak jauh, pemantauan kesehatan, serta akses informasi pencegahan stroke. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store atau App Store. Dengan deteksi dini dan penanganan tepat, risiko komplikasi stroke cryptogenic dapat diminimalkan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
