
Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Symposium & Workshop bertajuk: Recent Update of Neuroscience & Minimally Invasive Neurosurgery, Sabtu (3/5). (Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sistem saraf merupakan jaringan kompleks yang berperan vital dalam mengendalikan seluruh fungsi tubuh, mulai dari gerakan, sensasi, hingga proses berpikir. Namun, ketika terjadi gangguan pada sistem ini, dampaknya bisa sangat serius.
Penyakit saraf atau neurological disorder adalah kondisi yang memengaruhi sistem saraf, termasuk otak, sumsum tulang belakang, dan saraf tepi. Gangguan ini dapat bersifat sementara maupun kronis, dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait penanganan hingga mengetahui perkembangan terkini dalam bidang ilmu saraf dan bedah saraf minimal invasif, Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Symposium & Workshop bertajuk: Recent Update of Neuroscience & Minimally Invasive Neurosurgery, Sabtu (3/5).
Acara ini digelar sebagai wujud komitmen Mayapada Hospital dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas dunia di Indonesia, khususnya di bidang neurologi dan bedah saraf.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pasien Indonesia tidak perlu lagi berobat ke luar negeri. Mayapada Hospital sudah dilengkapi dengan teknologi canggih, dokter-dokter spesialis multidisiplin yang kompeten, serta layanan terpadu untuk menangani kasus-kasus kompleks," kata Direktur Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong
Symposium kali ini menghadirkan kolaborasi antara tim bedah saraf dan spesialis saraf Mayapada Hospital yang dipimpin oleh Prof. Satya Negara, dan sejumlah dokter spesialis maupun bedah saraf lainnya.
Lebih lanjut, Fiktorius menyampaikan, Mayapada Hospital juga memiliki layanan komprehensif untuk penanganan stroke, tumor otak, parkinson, operasi tulang belakang, hingga gangguan saraf langka—didukung oleh tim rehabilitasi medis, farmasi, dan radiologi yang terintegrasi.
Terkait kemampuan fasilitas kesehatan Indonesia dalam menangani penyakit saraf langka, Mayapada Hospital mampu menangani hampir semua kasus neurologi dan bedah saraf. Didukung sumber daya manusia dan teknologi yang setara dengan rumah sakit luar negeri.
"Prinsip kami adalah terus berinovasi. Kami tidak hanya bersaing dengan rumah sakit di dalam negeri, tapi juga berkomitmen menjadi alternatif terbaik agar pasien tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar negeri," pungkasnya.
Caption:
Symposium & Workshop bertajuk: Recent Update of Neuroscience & Minimally Invasive Neurosurgery, Sabtu (3/5)/(Dimas Choirul/Jawapos.com).

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
