
Tindakan operasi untuk mengatasi sumbatan pembuluh darah jantung. (Istimewa).
JawaPos.com - Banyak orang menganggap pemasangan ring jantung atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI) selalu dilakukan dengan teknik yang sama untuk mengatasi sumbatan pembuluh darah jantung. Padahal, ketika sumbatan terjadi di titik percabangan pembuluh darah jantung atau yang dikenal sebagai lesi bifurkasi, dokter perlu menyesuaikan strategi PCI sesuai kondisi dan karakteristik pembuluh darah setiap pasien.
dr. Amir Aziz Alkatiri, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI dari Mayapada Hospital Kuningan, menjelaskan, "Lesi bifurkasi merupakan salah satu kondisi yang lebih menantang dalam tindakan PCI karena dokter tidak hanya perlu membuka pembuluh darah utama yang tersumbat, tetapi juga memastikan aliran darah ke pembuluh cabang tetap terjaga. Oleh karena itu, strategi PCI harus disesuaikan dengan anatomi dan karakteristik pembuluh darah setiap pasien agar hasil tindakan dapat optimal dalam jangka panjang."
Penyesuaian strategi PCI diperlukan karena tidak semua kasus lesi bifurkasi memiliki tingkat kompleksitas yang sama. Pada sebagian pasien, pemasangan satu stent sudah cukup. Namun, pada kondisi yang lebih kompleks, dokter dapat mempertimbangkan penggunaan dua stent atau teknik lain untuk menjaga aliran darah pada pembuluh utama maupun cabangnya tetap optimal.
Dalam menentukan strategi PCI yang paling sesuai, dokter dapat menggunakan teknologi pencitraan dari dalam pembuluh darah, seperti Intravascular Ultrasound (IVUS) atau Optical Coherence Tomography (OCT). Teknologi ini memungkinkan dokter melihat ukuran pembuluh darah, penyebaran plak, hingga posisi stent secara lebih detail sehingga tindakan dapat disesuaikan dengan kondisi pasien.
Dalam menentukan pilihan terapi, dokter tidak hanya mempertimbangkan lokasi sumbatan. Berbagai aspek lain juga dinilai, mulai dari gejala yang dialami pasien, luas area otot jantung yang berisiko, kondisi ginjal, risiko perdarahan, hingga kemungkinan tindakan lain seperti operasi bypass. Pada kasus tertentu, penentuan terapi juga dapat melibatkan kolaborasi tim dokter multidisiplin untuk menentukan pilihan terapi yang paling sesuai dengan kondisi pasien.
Baca Juga:Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Dibuka, Ada Layanan Unggulan Bagi Perempuan dan Anak
Senada dengan itu, dr. Aron Husink, Sp.JP, Subsp.KI (K), FIHA, FSCAI dari Mayapada Hospital Tangerang menekankan, "Keberhasilan tindakan PCI tidak berhenti saat prosedur selesai. Pemasangan stent membantu mengembalikan aliran darah ke jantung, tetapi tidak menggantikan pentingnya pengendalian faktor risiko penyakit jantung. Karena itu, kepatuhan menjalani pengobatan serta perubahan gaya hidup tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung setelah tindakan.”
Dalam mendukung penanganan penyakit jantung secara menyeluruh, Mayapada Hospital memiliki Cardiovascular Center, layanan jantung komprehensif mulai dari deteksi dini, diagnosis, bedah jantung, dan rehabilitasi jantung, dengan dukungan team-based management yang terdiri dari tim dokter spesialis dan subspesialis jantung berpengalaman dalam melakukan advanced treatment untuk berbagai kondisi jantung.
Untuk mendukung penanganan kondisi darurat jantung, Cardiac Emergency 24/7 menyediakan layanan yang siap menangani kasus dengan cepat dan terintegrasi. Selain itu, tersedia juga Chest Pain Unit untuk pemeriksaan awal nyeri dada maupun keluhan jantung lainnya, termasuk aritmia dan GRATIS jika tidak ditemukan gangguan jantung. Bila diperlukan, penanganan dapat dilanjutkan dengan tindakan Primary PCI (pemasangan stent/ring jantung) sesuai protokol internasional door-to-balloon, didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis jantung.
Penanganan juga didukung oleh Dokter Spesialis Anestesi siaga 24 jam untuk kasus yang memerlukan tindakan bedah atau perawatan intensif lanjutan, serta Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga dalam menjalani perjalanan perawatan jantung.
Layanan ini membantu memberikan informasi yang jelas, mengoordinasikan kebutuhan perawatan, serta memastikan pasien terhubung dengan dokter spesialis yang sesuai sejak tahap pemeriksaan, konsultasi, hingga tindakan dan tindak lanjut. Fasilitas Cath Lab juga tersedia untuk memastikan diagnosis cepat dan akurat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
