
Ilustrasi penyakit stroke (Freepik).
JawaPos.om - Stroke adalah penyakit yang sangat berisiko dan mengancam nyawa. Sebenarnya kita bisa mencegah penyakit stroke sejak awal dengan beberapa langkah sederhana yakni dengan mengenali faktor risiko stroke lebih awal dan melakukan deteksi dini lewat pemeriksaan kommprehensif. Dengan mengenali dan mengelola risiko sejak dini, kita dapat terhindar dari risiko komplikasi stroke di kemudian hari.
Stroke dipicu oleh berbagai faktor risiko, seperti diungkap oleh Dokter Spesialis Neurologi Konsultan Neurofisiologi Klinis dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Fadil, Sp.N(K) yang mengatakan bahwa terdapat faktor risiko yang dapat dihindari dan faktor risiko yang tak terhindari.
“Faktor risiko tak terhindari berarti bersifat alami misalnya faktor genetik dan usia. Faktor usia, terutama di atas 55 tahun, jenis kelamin laki-laki—di mana laki-laki memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan perempuan, faktor hormon, serta riwayat keluarga dapat meningkatkan kecenderungan seseorang mengalami stroke. Hal-hal tersebut merupakan kondisi alamiah seseorang yang tak bisa dihindari,” jelas dr. Fadil.
Meski begitu, kita masih dapat mengelola faktor risiko yang dapat dihindari seperti kebiasaan, gaya hidup, atau kondisi yang bisa dipengaruhi oleh individu, antara lain obesitas, kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang buruk, konsumsi alkohol dan rokok, serta penyakit komplikasi seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung. Dengan perubahan gaya hidup, seperti menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, dan menghindari kebiasaan buruk, faktor risiko stroke tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Langkah awal yang dapat dilakukan adalah menjaga pola makan dengan memilih makanan bernutrisi lengkap, seperti karbohidrat, protein, mineral, dan serat. Mengganti konsumsi makanan tinggi lemak dan garam dengan buah serta sayur sangat penting untuk mencegah kolesterol tinggi dan tekanan darah. Pola makan sehat ini tidak hanya membantu menjaga berat badan tetap ideal, tetapi juga mengurangi risiko obesitas.
Kemudian, rutin berolahraga dan beraktivitas fisik, seperti jalan pagi, bersepeda, atau berenang. Lebih lanjut, dr. Fadil menjelaskan, "Menerapkan gaya hidup sehat itu penting, misalnya olahraga rutin 4-5 kali seminggu. Luangkan waktu sekitar 2,5 jam seminggu untuk berolahraga agar badan lebih fit dan berenergi, juga bantu menjaga berat badan tetap ideal, sirkulasi darah lancar, dan mengurangi stres. Konsistensi adalah kuncinya."
Kesehatan mental juga menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan stroke, terutama dengan cara mengelola emosi. Ketidakmampuan mengendalikan emosi dapat memicu peningkatan hormon epinefrin, yang berkontribusi pada naiknya tekanan darah dan memicu hipertensi, salah satu faktor risiko utama stroke.
Tak kalah penting, hindari kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok. Kandungan zat kimia berbahaya pada alkohol dan rokok meningkatkan risiko penyakit berbahaya, seperti stroke. Dengan menghindari keduanya, risiko terkena stroke secara signifikan berkurang dan kualitas hidup meningkat.
Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit komplikasi, sangat disarankan untuk memeriksakan diri secara rutin dan mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran. Penyakit seperti hipertensi dan diabetes memerlukan pengobatan teratur untuk menjaga tekanan darah dan kadar gula tetap stabil. Dengan demikian, risiko stroke dapat diminimalisir dan kesehatan tubuh tetap terjaga.
Selain gaya hidup sehat dan konsumsi obat-obatan teratur, pencegahan stroke juga dapat dilakukan melalui deteksi dini dengan skrining stroke, yang dapat dilakukan salah satunya di layanan Tahir Neuroscience Center Mayapada Hospital yang tersedia di seluruh unit, termasuk di unit Mayapada Hospital Surabaya. Sebagai salah satu dokter yang berpraktik di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Fadil menerangkan, “Pemeriksaan dilakukan lewat tes laboratorium untuk cek faktor risiko, seperti kadar gula darah, kadar kolesterol yang jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL), kadar trigliserida, fungsi ginjal, sampai faktor pembekuan darah. Semua ini penting sebagai bahan evaluasi kesehatan secara menyeluruh."
Bagi Anda yang berdomisili di Surabaya, Jawa Timur, bahkan Indonesia Timur, Anda bisa mempercayakan Mayapada Hospital Surabaya dengan fasilitas lengkap untuk deteksi dini stroke, termasuk adanya paket skrining nyeri kepala dan skrining stroke. Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando mengungkapkan, “Layanan Tahir Neuroscience Center di Mayapada Hospital Surabaya memberikan pelayanan yang komprehensif, mulai dari deteksi dini, diagnosis, tindakan neuro intervensi dan bedah saraf, hingga neuro rehabilitasi bersama tim dokter multidisiplin yang berpengalaman. Tahir Neuroscience Center kami juga dilengkapi layanan Stroke Emergency yang siap 24 jam menangani kegawatdaruratan stroke dengan protokol internasional Door to Needle kurang dari 60 menit.”
Stroke Emergency Mayapada Hospital dapat dihubungi melalui 150990 atau melalui fitur button Emergency Call yang ada di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital. Selain itu, untuk menjadwalkan deteksi dini stroke atau berkonsultasi dengan dokter spesialis neurologi di Tahir Neurscience Center Mayapada Hospital, dapat Anda lakukan dengan mudah melalui aplikasi MyCare.
Untuk mendukung gaya hidup sehat sebagai upaya mencegah stroke, MyCare juga memiliki beragam fitur seperti Personal Health, yang dapat memantau langkah kaki, jumlah kalori terbakar, detak jantung, atau melihat Body Mass Index (BMI). Juga, fitur Health Article & Tips yang menyajikan ragam artikel edukasi dan tips kesehatan dari dokter. Unduh MyCare di Google Play maupun App Store, dan dapatkan poin untuk potongan harga berbagai jenis layanan kesehatan di seluruh unit Mayapada Hospital.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
