
Ilustrasi nyeri pinggang karena saraf kejepit
JawaPos.com - Seiring berjalannya waktu, teknologi pemeriksaan dan penindakan dalam kesehatan terus mengalami kemajuan. Termasuk dalam penanganan penyakit sakit saraf kejepit melalui MRI (Magnetic Resonance Imaging) 1,5 Tesla.
MRI 1,5 Tesla sendiri merupakan teknologi pencitraan medis terbaru yang memberikan gambaran yang lebih detail dan akurat mengenai kondisi tubuh pasien.
Dengan kekuatan magnet 1,5 Tesla, alat ini mampu menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi yang mampu mendiagnosis berbagai kondisi medis.
Mulai dari Saraf Kejepit (Hernia Nukleus Pulposus/HNP), robekan ligamen, dan tendon pada lutut, ankle, bahu, bahkan organ dalam seperti sistem peredaran darah pada otak, sistem saluran empedu, dan organ dalam yang penting lainnya.
Terkait ini, Dokter Spesialis Bedah Saraf Jakarta Sigma Brain and Spine Center Rumah Sakit Jakarta dr. Wawan Mulyawan, SpBS, menerangkan bahwa setidaknya ada dua gejala yang dirasakan orang untuk mulai memeriksakan diri dengan MRI 1,5 tesla.
"Pertama ada nyeri pinggang. Nyerinya itu yang pertama nyeri di pinggang doang, itu biasanya kalau di atas 4 minggu, itu nggak hilang-hilang, walaupun udah minum panadol, udah minum konstan atau apa gitu lah, atau dikasih dokter obat ya, tapi nggak hilang-hilang, nah itu udah waktunya MRI," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/2).
Adapun kondisi kedua yang disarankan untuk segera melakukan MRI, 1,5 Tesla ini, kata dr. Wawan adalah saat seseorang mengalami nyeri yang menjalar ke kaki.
"Jadi ada nyeri misalnya kakinya diangkat sedikit sakit, atau digerakin sedikit sakit, atau tanpa digerakkan pun dia nyeri. Nah kalau itu muncul, sebaiknya segera MRI," ungkapnya.
Dengan melakukan pemeriksaan MRI 1,5 tesla ini, dr. Wawan menyebut bahwa penanganan akan menjadi lebih jelas karena teknologi tersebut bisa memberikan gambaran lebih rinci terhadap tubuh.
“Dengan hadirnya Alat MRI 1,5 Tesla ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pasien dalam mendapatkan diagnosis yang tepat dan cepat," ucapnya.
Untuk diketahui, teknologi MRI, 1,5 tesla ini sendiri baru saja diluncurkan di Rumah Sakit Jakarta. Alat MRI 1,5 Tesla ini juga dilengkapi dengan fitur canggih yang mampu meminimalkan ketidaknyamanan bagi pasien selama proses pemindaian.
Selain itu, proses pemeriksaan relative lebih cepat dengan design alat dan ruangan yang nyaman, sehingga pasien juga dapat merasakan kenyamanan selama prosedur pemeriksaan berlangsung.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
