
Ilustrasi remaja yang menyendiri karena anxiety./Pixabay
JawaPos.com – Tipe kepribadian introvert umumnya dikenal sebagai seseorang yang cenderung tertutup dan suka menyendiri. Namun, terkadang ada yang menilai introvert sama dengan penderita social anxiety, karena keduanya yang sama-sama suka menghabiskan waktu sendiri.
Hampir serupa memang, tetapi faktanya keduanya itu berbeda. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah introvert merupakan kepribadian, sedangkan social anxiety merupakan gangguan kesehatan mental.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan dari introversi atau introvert dan social anxiety menurut Mental Health America.
Apa itu Introversi dan Social Anxiety?
Introversi atau introvert adalah suatu ciri kepribadian, bukan kondisi kesehatan mental. Introvert mendapatkan energinya dari dalam, yang berarti mereka membutuhkan banyak waktu sendirian untuk memulihkan tenaga.
Banyak introvert lebih menyukai lingkungan yang minim rangsangan. Selain itu, mereka sering kali suka melakukan aktivitas solo atau menghabiskan waktu di tempat yang familiar atau bersama orang yang mereka kenal baik.
Berada di lingkungan sosial yang lebih sibuk atau aktif tidak serta merta menimbulkan kecemasan. Mereka tahu bahwa dibutuhkan lebih banyak energi untuk aktif’.
Sementara, social anxiety atau gangguan kecemasan sosial (GKS) atau fobia sosial adalah salah satu dari lima jenis utama gangguan kecemasan. Ini adalah rasa gugup dan takut yang signifikan dalam situasi sosial atau ketika memikirkan tentang situasi sosial.
Kecemasan ini umumnya bermula dari rasa takut akan penolakan atau penilaian negatif. Seseorang dengan GKS akan menghindari sebuah situasi atau lingkungan sosial karena khawatir tentang bagaimana mereka akan diterima, meskipun mereka ingin bergabung.
Bagaimana cara membedakannya?
GKS bukan hanya bentuk introversi yang ekstrem. Introversi berkaitan dengan energi sosial, sedangkan GKS adalah kondisi kesehatan mental yang berkaitan dengan ketakutan akan interaksi sosial.
Berikut adalah ciri utama untuk mengidentifikasi apakah seseorang itu introvert atau penderita GKS.
1. Seseorang dengan GKS, menghindari situasi sosial berakar pada rasa takut dan memilih menyendiri karena itulah satu-satunya cara untuk merasa aman.
Sementara introvert, ketika memilih untuk sendirian, hal tersebut berakar pada kesenangan dan perawatan diri daripada perlindungan diri.
2. Seseorang dengan GKS kemungkinan menghindari untuk bertemu dengan orang baru. Ketakutan mereka menghalanginya untuk menjadi lebih dekat atau mengundang orang baru tersebut untuk menghabiskan waktu bersama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
