Ilustrasi seseorang sedang mengalami kewalahan atau stres. (Onlymyhealth/Ritika Sakhuja)
JawaPos.com - Peristiwa-peristiwa penting dalam hidup, baik yang positif atau negatif, dapat menyebabkan stres secara psikologis.
Dilansir dari Siloam Hospital, coping mechanism atau mekanisme koping adalah cara atau taktik seseorang dalam menghadapi situasi yang membuatnya merasa stres atau tertekan.
Tujuan dari mekanisme koping ini adalah membantu seseorang mengatur emosi yang muncul akibat stres, misalnya rasa kesepian, marah, sedih, cemas hingga depresi.
Perlu diketahui jika mekanisme koping ini terdapat dua jenis yaitu mekanisme koping yang sehat dan yang tidak sehat.
Untuk koping mekanisme sehat akan melakukan upaya untuk menenangkan hati dan pikirannya sementara waktu dengan melakukan kegiatan yang positif.
Hal positif tersebut adalah seperti merawat diri, journaling, melakukan hobi dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk mekanisme yang tidak sehat dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, sehingga dapat memengaruhi fisik dan emosional.
Contoh mekanisme koping yang tidak sehat adalah makan secara berlebihan, melukai diri sendiri, menutup diri dari orang lain dan lain sebagainya.
Menurut Johns Hopkins Medicine, cara untuk meningkatkan mekanisme koping adalah dengan memperbaiki atau meningkatkan ketahanan pada diri sendiri.
Menurut American Psychological Association (APA), ketahanan adalah proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi kesulitan, trauma, ancaman, atau sumber stres yang signifikan.
Terdapat 10 strategi yang disarankan oleh APA untuk membangun ketahanan.
Menjaga hubungan baik dengan anggota keluarga dan teman dekat, menerima bantuan dan dukungan dari mereka yang peduli.
Selain itu aktif dalam organisasi kemasyarakatan, organisasi berbasis agama, atau organisasi lokal lainnya dapat membantu dalam membangun ketahanan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
