
Ilustrasi seorang remaja putri dengan makanan manis-manis
JawaPos.com - Diabetes Melitus (DM) atau yang cukup dikenal dengan penyakit kencing manis yang berdampak terganggungnya organ tubuh tercatat sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dengan prevalensi yang meningkatkan setiap tahunnya.
Diabetes tidak hanya dialami oleh orang yang berusia lanjut. Banyak penderita diabetes saat ini yang masih berusia muda.
Diabetes adalah gangguan metabolisme tubuh yang timbul akibat peningkatan kadar gula darah di atas nilai normal yang berlangsung kronis.
Hal ini disebabkan adanya gangguan pada hormon insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas.
Insulin berfungsi mengatur penggunaan glukosa oleh otot, atau sel-sel yang berada dalam tubuh.
Apabila produksi insulin berkurang, maka akan menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah serta gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.
Faktor penyebab risiko diabetes adalah tidak memperhatikan gaya hidup yang meliputi makanan, aktivitas fisik, dan pemantauan gula darah.
Dilansir dari laman Kemkes, diabetes dibedakan menjadi dua tipe, yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2.
DM tipe 1 disebabkan oleh pankreas yang tidak memproduksi cukup insulin. Sedangkan DM tipe 2 disebabkan oleh gangguan kerja insulin yang juga dapat disertai kerusakan pada sel pankreas.
Penyebab DM tipe 1 adalah kecenderungan genetik, faktor lingkungan, sistem imun, dan sel pankreas tidak bisa menghasilkan insulin.
Sedangkan DM tipe 2 erat kaitannya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat seperti obesitas, kurang aktivitas fisik, hipertensi, dislipidemia, serta merokok.
Gejala diabetes yang perlu diwaspadai adalah selalu merasakan lapar dan haus terus menerus, sering kencing dan ngompol, kelelahan dan mudah marah, dan kehilangan berat badan secara signifikan.
Pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit diabetes adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti ini.
Mempertahankan berat badan ideal. Anak muda yang memiliki berat badan berlebih, upayakan agar menguranginya sekitar lima sampai sepuluh persen. Diet kalori dan rendah lemak dianjurkan untuk menurunkan berat badan.
Mengonsumsi berbagai macam buah dan sayur setiap hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022