Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Maret 2018 | 14.54 WIB

Hindari Kebiasaan Buruk Penyebab Impotensi, Apa Saja?

Gaya hidup dan faktor psikis bisa sebabkan impotensi pada pria - Image

Gaya hidup dan faktor psikis bisa sebabkan impotensi pada pria

JawaPos.com - Tak disangka gaya hidup pria yang buruk akan berdampak pada disfungsi ereksi atau impotensi. Namun, faktor psikis juga bisa jadi penyebab impotensi. Impotensi merupakan ketidakmampuan pria untuk ereksi.


Impotensi sendiri tentu bisa mengurangi rasa percaya diri pria. Terlebih dalam berhubungan dengan pasangan. Dilansir dari healthy guide, Senin (19/3), ada beberapa penyebab impotensi yang paling umum dialami banyak pria di dunia ini.


1. Depresi


Ini adalah penyebab utama dari disfungsi ereksi. Ingat bahwa otak adalah zona erotis dan semua hasrat seksual mulai di kepala. Jadi, depresi bisa mengurangi keinginan dan malah menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, banyak obat yang digunakan untuk mengobati gejala depresi juga dapat membahayakan gairah seks, sehingga sulit untuk mempertahankan ereksi. Selain itu, obat ini bisa menyebabkan keterlambatan orgasme.


2. Stres


Stres memiliki efek negatif pada banyak bagian tubuh. Oleh karena itu, pria harus belajar cara untuk bersantai dan membuat beberapa perubahan gaya hidup seperti cukup tidur, bernafas dalam, dan berolahraga secara teratur.


3. Kecemasan


Kecemasan dari keseharian juga bisa menyebabkan impotensi. Kekhawatiran ini dapat membuat pria menghindari keintiman.


4. Alkohol


Sebenarnya, minuman keras bisa menyebabkan impotensi dengan cara mengacaukan kadar hormon dan menyebabkan kerusakan saraf. Namun disisi lain konsusmi, minum dalam porsi sedang mungkin menawarkan beberapa manfaat kesehatan, termasuk menurunkan risiko penyakit jantung yang berhubungan dengan disfungsi ereksi.


5. Merokok


Merokok dapat menyebabkan penyakit pembuluh darah serta masalah kesehatan lainnya, yang mungkin menyebabkan disfungsi ereksi. Oleh karena itu, ingatlah bahwa tembakau adalah salah satu penyebab impotensi utama. Menurut sebuah penelitian, sebagian besar orang dengan masalah impotensi ini memang merokok atau memiliki riwayat merokok.


6. Testosteron Rendah


Testosteron adalah hormon. Jenis hormon ini melakukan beberapa peran fisiologis, termasuk mempertahankan kekuatan otot, massa otot, distribusi lemak, kepadatan tulang, produksi sperma serta mengatur dorongan seks. Tingkat testosteron tertinggi pada masa remaja dan awal masa dewasa. Kebanyakan pria memiliki kadar testosteron lebih rendah saat mencapai usia 40 tahun. Sebenarnya pengurangan ini tidak menimbulkan efek berbahaya.


7. Efek Penuaan

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore