
DUKUNG: Perayaan Hari AIDS diperingati setiap tanggal 1 Desember.
JawaPos.com - Tren khitan atau sunat atau sirkumsisi saat ini makin populer di luar negeri. Tak hanya untuk alasan keagamaan atau budaya, tetapi khitan baik untuk alasan kesehatan. Beberapa tahun terakhir penelitian menyebutkan khitan bisa mempersempit atau mengurangi risiko HIV AIDS.
Dalam momentum Hari AIDS Sedunia 1 Desember, para pria yang belum dikhitan bisa mempertimbangkan untuk melakukan khitan. Sirkumsisi beberapa tahun terakhir menarik perhatian luar biasa di dunia Barat. Bukti-bukti ilmiah dari manfaat sirkumsisi dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Di antaranya, mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih, mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual terutama pada laki-laki, mencegah terjadinya kanker penis, dan mengurangi risiko kanker serviks pada perempuan (partner seksual), serta mencegah penularan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Human Papilloma Virus (HPV).
Meski memiliki manfaat yang luar biasa, isu nyeri masih dijadikan momok menakutkan sekaligus penghalang dilakukannya sirkumsisi pada pria. "Banyak sekali tulisan riset membuktikan bahwa sunat itu bermanfaat mengurangi risiko terjadinya infeksi silang. Salah satunya infeksi HIV," kata Pendiri Rumah Sunatan, Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, Jumat (1/12).
Sebagai contoh, kata Mahdian, ada salah satu jurnal menyebutkan laki-laki yang tak disunat di Afrika berisiko 4x lipat lebih besar dari laki-laki yang sudah dikhitan. Mahdian menjelaskan HIV/AIDS menular akibat adanya darah atau plasma yang menularkan dari satu ke yang lain.
"Jadi ketika terjadi cedera saat hubungan, itu kan ada gesekan. Saat terjadi iritasi di Miss V akan mengakibatkan cairan HIV pada sperma, masuk ke pasangannya. Jadi infeksi," paparnya.
Jika pria sudah dikhitan, maka risiko gesekan akan lebih sedikit, lipatan akan lebih kecil. Otomatis risiko penularan menjadi lebih kecil. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
