
Ilustrasi
JawaPos.com - Silinder merupakan salah satu jenis kelainan refraksi, dan diantara semua kelainan refraksi terdapat sekitar 15 persen penderita silinder.
Spesialis mata dr Sawitri Boengas SpM mengatakan, bila seseorang menjadi silinder, sinar yang masuk ke mata tidak jatuh di retina pada satu titik, pada kelainan mata lainnya terjadi di satu titik. ’’Terdapat dua jenis silinder. Pertama adalah silinder regular, pada jenis ini terdapat sumbu yang terkuat dan terlemah dalam kornea. Dan pada sumbu yang lemah bisa dikontrol menggunakan kacamata silinder,’’ paparnya.
Pada jenis kedua, yakni ireguler. Disebabkan oleh bentuk kornea atau bentuk lensa yang tidak beraturan. ’’Kalau yang ini dilihat dulu penyebab dari kornea atau lensa yang tidak beraturan itu,’’ tuturnya.
Terdapat banyak hal yang menyebabkan permukaan kornea dan lensa mata menjadi tidak rata. Pertama adalah yakni ketika mata menjadi katarak. Karena menjadi katarak adalah suatu proses, maka pada proses tersebut, biasanya permukaan lensa tidak akan rata. Hal tersebut lah yang membuat cahaya yang masuk menjadi pecah. ’’Biasanya terjadi pada jenis katarak insipien dan immature, kedua jenis ini bisa dibilang katarak yang ringan,’’ imbuhnya.
Kedua, yakni bila seseorang yang menderita sindrom mata kering atau dry eye. Karena mata kering menjadikan permukaan mata menjadi tidak rata. Air mata memang mempunyai tiga komponen yang membuat mata menjadi basah. Bila salah satu komponen fungsinya berkurang, maka bisa menjadi sindrom mata kering yang mempunyai potensi menjadi silinder jenis ireguler tersebut.
Ketiga adalah trauma pada kornea yang meninggalkan bekas luka berupa jaringan parut. Ditengarai bisa menjadikan silinder jenis ireguler. Misalnya pada saat lahir, terjadi desakan yang menyebabkan trauma pada korneanya, padahal mata adalah salah stau bagian yang sensitive pada bayi.
Selain itu, Sawitri juga menekankan, genetic merupakan faktor yang paling berpengaruh pada silinder. Karena bentuk bola mata seseorang merupakan turunan dari kedua orang tuanya. ’’Ini yang paling tidak bisa dihindari,’’ imbuhnya. (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
