Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Februari 2017 | 04.41 WIB

Gagal Ginjal Wajib Cuci Darah 10 Jam Tiap Pekan, Begini Penjelasannya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Banyak masyarakat tidak memahami waktu ideal lamanya proses hemodialisis pasien gagal ginjal atau akrab dikenal dengan istilah “cuci darah”. Masyarakat banyak yang belum memahami lamanya proses hemodialisis idealnya 10 jam setiap pekan, yaitu 2x5 jam per minggu. Jika waktu ideal ini dipenuhi maka kelangsungan hidup (survival rate) akan lebih panjang.

“Yang perlu dipahami masyarakat, perlu mengetahui waktu adequate hemodialisis. Adequate itu banyak kriterianya. Yang paling sederhana, hemodialisis 2x5 jam per minggu dengan kecepetan aliran darah sedikitnya 250 CC per menit,” kata Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK) Krisna Yetti, Kamis (23/2).

Pada kondisi begini, unit-unit hemodialisis yang menerapkan  proses hemodialisis 10 jam setiap pekan, memiliki pasien dengan survival rate yang panjang. Pasien bisa hidup selama belasan tahun bahkan puluhan tahun. “Sebaliknya, jika waktu ideal ini tak dipenuhi, sebelum 5 tahun pasien bisa meninggal,” jelas Krisna.

Krisna menjelaskan ada banyak hal yang wajib diketahui soal pemahaman waktu ideal seseorang melakukan hemodialisis. Banyak alasan mengapa pasien tidak mau melakukan cuci darah minimal 10 jam per pekan. Krisna menjelaskan, ada beberapa alasan dan fakta pentingnya cuci darah 10 jam tiap pekan bagi pasien gagal ginjal.

Kurang Pemahaman
Banyak pasien tak paham dan sering melakukan cuci darah hanya 4 jam selama dua kali tiap pekan atau hanya 8 jam per minggu. Padahal waktu ideal adalah 10 jam atau 5 jam x 2 tiap pekan atau 10 jam. “Maka artinya terjadi diskon juga 20 persen kelangsungan hidupnya atau survival rate,” tukas Krisna.

Proses Hemodialisis Ideal Tentukan Kualitas Hidup Pasien
Unit-unit hemodialisis kini sudah mulai menyadari pentingnya melakukan cuci darah 10 jam pada pasien dan meyakinkan pasien bahwa itu penting sehingga survival rate akan lebih baik.

“Kenapa harus lama dihemodialisis? Agar Lebih optimal, maksimal, karena di dalam teorinya itu 10 jam per minggu. Atau ada juga orang di tempat-tepat baik misalnya di RS swasta yang mahal melakukan cuci darah 3x4 jam atau 12 jam. Pasien relatif lebih sehat dan kualitas hidup lebih baik,” jelas Krisna.

Pasien Punya Berbagai Alasan Menolak
Pemahaman yang kurang pada pasien soal waktu ideal hemodialisis membuat mereka memiliki berbagai alasan. Di rumah sakit umum atau pemerintah rata-rata hemodialisis adalah 10 jam, sedangkan di rumah sakit swasta rata-rata 12 jam.

“Kenapa pasien enggak mau? Karena alasannya terlalu lama. Ingin pulang jauh harus pulang cepat ke rumah. Atau kendaraannya jangan sampai telat pulang. Menurut saya pada dasarnya tak paham, kalau masing-masing paham baik si pasien paham, alasan tadi bisa diminimalkan,” tegas Krisna. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore