
Ilustrasi
JawaPos.com – Penyakit ginjal sering disebut dengan penyakit katastropik atau penyakit degeneratif akibat gaya hidup. Penyakit ini bisa timbul awalnya karena masalah sepele. Banyak mitos atau fakta seputar penyakit ginjal yang wajib dipahami. Hal ini bisa menjadi rujukan atau pencegahan penyakit ini.
Banyak orang menyebutkan berbagai mitos-mitos seputar penyakit ginjal. Ada yang betul, namun ada juga sebagian yang keliru. Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Yulia memberikan penjelasannya, Senin (20/1).
Penyakit Ginjal Dipicu Kurang Minum?
Hal itu fakta. Gaya hidup masyarakat modern saat ini membuat orang malas minum tetapi memilih makan makanan tinggi lemak. Ginjal memerlukan hidrasi atau status cairan tertentu sehingga aliran darah ke ginjal cukup. Biasakan minum air putih saat bangun tidur sebanyak 1000 CC atau dua botol air mineral ukuran sedang, lakukan secara bertahap.
“Ginjal itu pembuluh darahnya kecil-kecil, halus dan kompleks. Sehingga sirkulasinya harus cukup. Bayangkan kalau kurang minum. Sebaiknya sebelum tidur minum air putih dan bangun tidur juga minum air putih,” kata Yulia.
Menahan Buang Air Kecil Sebabkan Ginjal?
Yulia menyebutkan hal itu mitos. Karena seseorang tidak mungkin bisa menahan buang air kecil dalam waktu yang lama.
“Seberapa banyak sih orang bisa menahan pipis, mitos sih. Seberapa sih kan enggak sampai 10 menit. Kalau batu ginjal misalnya itu kan intake dari minumannya atau makanannya,” tuturnya.
Hidup Penderita Ginjal Tak Bertahan Lama?
Menurut Yulia, hidup seseorang penderita penyakit ginjal masih ada harapan jika melakukan pengobatan dengan disiplin. Cuci darah juga bisa membuat orang bertahan hidup hingga puluhan tahun selama tidak melakukan aktivitas yang begitu berat atau olahraga yang menantang. Apalagi jika orang tersebut mendapatkan donor ginjal yang cocok maka masih memiliki harapan hidup.
Banyak Duduk?
Hal itu mitos. Menurut Yulia, selama masih melakukan peregangan aktivitas saat duduk dalam waktu lama dan banyak minum, maka tidak ada kaitannya dengan penyakit ginjal. “Asal dia bangun tidak duduk saja, itu lebih kepada aktivitas dan lemak menumpuk,” tegas Yulia. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
