Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Februari 2017 | 05.57 WIB

Simak 4 Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Ginjal

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Penyakit ginjal sering disebut dengan penyakit katastropik atau penyakit degeneratif akibat gaya hidup. Penyakit ini bisa timbul awalnya karena masalah sepele. Banyak mitos atau fakta seputar penyakit ginjal yang wajib dipahami. Hal ini bisa menjadi rujukan atau pencegahan penyakit ini.

Banyak orang menyebutkan berbagai mitos-mitos seputar penyakit ginjal. Ada yang betul, namun ada juga sebagian yang keliru. Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Yulia memberikan penjelasannya, Senin (20/1).

Penyakit Ginjal Dipicu Kurang Minum?
Hal itu fakta. Gaya hidup masyarakat modern saat ini membuat orang malas minum tetapi memilih makan makanan tinggi lemak. Ginjal memerlukan hidrasi atau status cairan tertentu sehingga aliran darah ke ginjal cukup. Biasakan minum air putih saat bangun tidur sebanyak 1000 CC atau dua botol air mineral ukuran sedang, lakukan secara bertahap.

“Ginjal itu pembuluh darahnya kecil-kecil, halus dan kompleks. Sehingga sirkulasinya harus cukup. Bayangkan kalau kurang minum. Sebaiknya sebelum tidur minum air putih dan bangun tidur juga minum air putih,” kata Yulia.

Menahan Buang Air Kecil Sebabkan Ginjal?
Yulia menyebutkan hal itu mitos. Karena seseorang tidak mungkin bisa menahan buang air kecil dalam waktu yang lama.

“Seberapa banyak sih orang bisa menahan pipis, mitos sih. Seberapa sih kan enggak sampai 10 menit. Kalau batu ginjal misalnya itu kan intake dari minumannya atau makanannya,” tuturnya.

Hidup Penderita Ginjal Tak Bertahan Lama?
Menurut Yulia, hidup seseorang penderita penyakit ginjal masih ada harapan jika melakukan pengobatan dengan disiplin. Cuci darah juga bisa membuat orang bertahan hidup hingga puluhan tahun selama tidak melakukan aktivitas yang begitu berat atau olahraga yang menantang. Apalagi jika orang tersebut mendapatkan donor ginjal yang cocok maka masih memiliki harapan hidup.

Banyak Duduk?
Hal itu mitos. Menurut Yulia, selama masih melakukan peregangan aktivitas saat duduk dalam waktu lama dan banyak minum, maka tidak ada kaitannya dengan penyakit ginjal. “Asal dia bangun tidak duduk saja, itu lebih kepada aktivitas dan lemak menumpuk,” tegas Yulia. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore