Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Juni 2025 | 19.06 WIB

Kenali 8 Tanda Demensia yang Muncul Dalam Percakapan Sehari-hari Menurut Penelitian Medis

Ilustrasi dua orang sedang berbicara, menggambarkan dinamika percakapan normal tempat tanda-tanda demensia bisa teramati./Freepik - Image

Ilustrasi dua orang sedang berbicara, menggambarkan dinamika percakapan normal tempat tanda-tanda demensia bisa teramati./Freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari perubahan kecil dalam cara seseorang berbicara atau berinteraksi yang terasa berbeda dari biasanya? Terkadang, perubahan halus dalam pola komunikasi bisa menjadi lebih dari sekadar kebiasaan baru yang muncul secara tidak disengaja.

Menariknya, penelitian medis telah mengidentifikasi beberapa tanda spesifik demensia yang seringkali terlihat jelas dalam percakapan normal kita sehari-hari.

Mengenali isyarat ini dapat menjadi langkah awal penting untuk memahami kondisi kesehatan yang mendasarinya. Melansir dari Geediting.com Senin (16/6), berikut adalah delapan tanda demensia yang dapat diamati dalam interaksi lisan.

1. Pengulangan dalam Percakapan

Satu di antara tanda umum adalah kebiasaan mengulang cerita, pertanyaan, atau pernyataan yang sama berkali-kali. Individu mungkin melupakan bahwa mereka sudah pernah menyampaikan hal tersebut kepada lawan bicaranya.

2. Kesulitan Menemukan Kata yang Tepat

Penderita kondisi ini seringkali kesulitan mencari kata-kata yang pas atau mengingat nama orang atau benda. Hal ini bisa membuat alur percakapan mereka terdengar sedikit terputus-putus atau membingungkan bagi pendengarnya.

3. Sulit Mengikuti Alur Pembicaraan

Orang dengan demensia mungkin menemukan tantangan besar dalam mempertahankan fokus saat percakapan berlangsung. Mereka cenderung kehilangan jejak topik yang sedang dibahas dan perlu diarahkan kembali secara berulang.

4. Sering Jeda dan Penggantian Kata

Mereka sering berjuang menjaga kelancaran obrolan sehingga banyak terjadi jeda yang tidak wajar di tengah kalimat. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan bisa mengganti sebuah kata dengan pilihan yang kurang tepat tanpa menyadarinya sama sekali.

5. Rentang Perhatian yang Berkurang

Penurunan kemampuan untuk mempertahankan perhatian dapat memengaruhi semua aspek kehidupan seseorang, termasuk kemampuan mereka dalam berinteraksi. Dalam percakapan, hal ini terlihat dari kesulitan mereka untuk fokus pada satu topik dalam waktu yang lama.

6. Perubahan Suasana Hati atau Kepribadian

Individu dengan demensia mungkin menjadi lebih sering menarik diri dari interaksi sosial atau menunjukkan perubahan suasana hati. Mereka bisa menampilkan perilaku yang tidak seperti biasanya, menunjukkan kemarahan atau kesedihan tiba-tiba.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore