
Ketahui 6 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat agar kulit kembali sehat. (Freepik)
JawaPos.com-Sejumlah daerah di Indonesia sudah memasuki musim hujan. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Bakal Memasukkan Korban Bullying SMP Negeri ke Kelas Khusus, Begini Alasannya?
Potensi bahaya saat musim hujan bukan hanya muncul dalam bentuk bencana seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga harus waspada terhadap munculnya gangguan kesehatan saat musim hujan, termasuk kesehatan kulit.
Dokter spesialis kulit dari Be Hati Skin Clinic, dr Khoirul Hadi, Sp. KK menyebutkan potensi gangguan kulit berupa jerawat sangat rentan terjadi pada musim penghujan. Terdapat beberapa kondisi yang menjadi penyebabnya.
“Kelembapan udara yang tinggi pada musim hujan menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat,” kata dr Khoirul Hadi, Sp.KK, Jumat (13/12/2024).
Kondisi udara yang lembap juga membuat kulit wajah banyak memproduksi keringat dan minyak sebum yang berpotensi menyumbat pori-pori. Akibatnya, kulit wajah rentan muncul jerawat.
Selain itu, polusi dan debu yang ada di udara banyak yang terbawa air hujan sehingga bisa membuat kulit tubuh dan wajah menjadi kotor. Polutan tersebut juga berpotensi menyumbat pori-pori sehingga menghasilkan jerawat.
“Jadi hujan-hujan tidak sama dengan mandi. Meskipun sama-sama diguyur air, tubuh kita bisa bertambah kotor saat hujan-hujan,” kata dr Khoirul Hadi Sp.KK mengingatkan.
Meski demikian, gangguan kesehatan kulit di saat musim hujan sebenarnya bisa dihindari. Salah satunya adalah rajin membersihkan tubuh dan wajah menggunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit.
“Cuci muka dua kali sehari dengan pembersih yang lembut untuk menghilangkan minyak dan kotoran,” kata dr Khoirul Hadi, Sp.KK.
Selain itu, meski kelembapan udara cukup tinggi di musim hujan, masyarakat tetap dianjurkan menggunakan produk pelembap untuk kulit. Disarankan untuk memilih pelembap yang non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori) untuk menjaga kulit tetap lembap.
Penggunaan tabir surya juga masih perlu digunakan meski cuaca mendung atau bahkan hujan. Sebab, sinar ultraviolet pada dasarnya masih mampu menembus mendung.
“Jika merasakan ada masalah dengan kulit sebaiknya segera konsultasi ke dokter spesialis kulit. Kalau pas cuacanya buruk, Anda bisa konsultasi secara online,” kata dia. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
