
Lokakarya internasional kedokteran nuklir menghadirkan sejumlah pembicara di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. (Antara)
JawaPos.com - Teknologi bidang kesehatan terus berkembang. Dua rumah sakit dan dua fakultas kedokteran di Indonesia berkolaborasi dengan Siemens Healthineers dan RAD-AID International menggelar pelatihan khusus dalam bidang kedokteran nuklir.
Dalam taklimat media yang diterima di Jakarta Jumat, disebutkan bahwa selama program berlangsung, tim ahli RAD-AID yang didukung oleh Siemens Healthineers, menyelenggarakan sesi pelatihan on-site dan daring di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), RS Hasan Sadikin SHS dan Fakultas Kedokteran Unpad Bandung.
RAD-AID International adalah organisasi amal nirlaba dengan misi untuk meningkatkan dan memperbaiki radiologi dan pencitraan medis bagi wilayah-wilayah yang kurang terlayani secara medis itu.
Pelatihan ini, tambahnya, akan memberikan dampak berkelanjutan pada sistem layanan kesehatan Indonesia, serta meningkatkan kemampuan diagnosis dan pengobatan kanker ataupun penyakit lainnya.
Di RSCM dan FKUI Jakarta, tempat diinstalnya pemindai PET/CT Siemens Healthineers Biograph Vision, pelatihan fokus pada pengintegrasian teknologi PET/CT ke dalam praktik onkologi.
Sedangkan di RSHS dan FK Unpad Bandung, kata dia, program kunjungan ini berbentuk kuliah khusus tentang PET/CT non-FDG dalam onkologi diagnostik, yang mencakup area-area kritis seperti kanker kepala, leher, paru-paru, dan gastrointestinal.
Sesi-sesi ini memungkinkan para tenaga medis untuk menerapkan pengetahuan baru mereka secara langsung, menjembatani kesenjangan pengetahuan, dan meningkatkan hasil pasien di seluruh Indonesia, kata Alfred Fahringer.
Sementara itu CEO of RAD-AID International, Dr Daniel J Mollura menyatakan bahwa keberhasilan program ini di Indonesia menunjukkan kekuatan kolaborasi global dalam mengatasi kritisnya kesenjangan dalam layanan kesehatan.
“Kami sangat bangga bisa berkolaborasi untuk menghadirkan teknologi dan keterampilan kedokteran nuklir canggih ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan layanan kesehatan tersebut,” katanya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
