Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juli 2024 | 19.25 WIB

Perempuan Berusia 65-an ke Atas Rentan Kena Kanker Payudara, Kenali 5 Faktor Risiko Ini

 
 

Ilustrasi deteksi dini kanker payudara untuk mendeteksi benjolan.

 
 
JawaPos.com - Penyakit kanker payudara masih menjadi penyakit mematikan bagi perempuan. Terlebih, faktor risiko kanker payudara lebih terlihat pada perempuan berusia 65-an tahun ke atas. 
 
Jika Anda memiliki orang tua yang berusia 65-an tahun ke atas, penting untuk mengetahui faktor risiko umum kanker payudara dan mengetahui cara membantunya mengambil tindakan pencegahan yang tepat. 
 
Dilansir dari Home Care Assistance, Selasa (23/7), berikut adalah 5 faktor risiko kanker payudara pada perempuan berusia 65-an ke atas.
 
1. Kelebihan Berat Badan Setelah Menopause
 
Setelah menopause, ovarium perempuan berhenti memproduksi estrogen. Sebagian besar hormon ini berasal dari lemak yang tersimpan di tubuhnya. 
 
Akibat kadar estrogen yang tinggi dikaitkan dengan risiko lebih besar terkena kanker payudara, maka menurunkan berat badan dapat menurunkan risiko tersebut.
 
Menjalankan diet sehat dan program olahraga yang dirancang untuk menurunkan berat badan dapat membantu orang terkasih Anda menjaga kadar estrogennya tetap rendah. 
 
2. Melewatkan Ujian Mandiri
 
Banyak kasus kanker payudara yang dilaporkan sendiri yang berarti pemeriksaan bulanan sama pentingnya bagi lansia seperti halnya bagi orang dewasa muda.
 
Orang yang sudah berusia 65-an tahun ke atas harus meminta dokter untuk menunjukkan cara melakukan pemeriksaan ini dengan benar dan pengasuh keluarga juga harus waspada terhadap tanda-tanda kanker payudara yang terlihat saat membantu rutinitas mandi dan kebersihan pribadi. 
 
3. Minum Alkohol Berlebihan
 
Menurut American Cancer Society, minum 2 hingga 5 minuman beralkohol per hari meningkatkan risiko kanker payudara wanita hingga 1,5 persen. 
 
Oleh karena itu, perempuan yang sudah berusia 65-an ke atas harus membatasi diri pada satu minuman sehari dan berhenti minum sama sekali jika alkohol mengganggu pengobatan yang diminumnya. 
 
4. Menggunakan Produk Tembakau
 
Lansia yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai jenis kanker, dan merokok secara langsung memengaruhi payudara karena nikotin masuk ke saluran susu. 
 
Jika orang terkasih Anda mengalami kesulitan untuk berhenti, mencoba program penghentian tembakau dan menerima dukungan sosial dari keluarganya dapat membantu. 
 
 
5. Memiliki Riwayat Pribadi Kanker Payudara
 
Lansia tidak dapat mengubah riwayat genetik mereka, dan mereka juga tidak dapat memutar balik waktu untuk menghapus diagnosis kanker sebelumnya. 
 
Namun begitu, mereka dapat mengurangi risiko kambuhnya kanker payudara dengan mematuhi jadwal pemeriksaan dan skrining kesehatan wanita.
 
Sebab deteksi dini dapat membuat perbedaan yang dramatis dalam perjuangan melawan kanker payudara, pastikan orang yang Anda kasihi memiliki transportasi untuk melakukan pemeriksaan medis rutin. 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore