
Suasana pusat kebugaran yang kini banyak diminati kalangan perempuan (Istimewa)
JawaPos.com – Pusat Kebugaran House of Metamorfit (HOM) mengungkapkan fakta bahwa 80 persen anggota gym dari 15 cabang yang tersebar di Jabodetabek didominasi oleh perempuan. Dari tiga lokasi di Tangerang Selatan dan Bogor, sejumlah 400 anak-anak menjadi anggota klub HOM Kids Academy dengan tren pertambahan minat yang terus meningkat.
Hal ini disampaikan saat pembukaan cabang ke-15 HOM di Alam Sutera, yang telah merangkul 280 anggota di awal beroperasi, di mana 90% nya adalah perempuan.
"Mulai 2022 hingga kini, animo masyarakat untuk hidup lebih sehat semakin besar sehingga permintaan pusat kebugaran semakin meningkat. Hal ini yang ditangkap cepat oleh HOM dengan pembukaan cabang lagi, terutama untuk menjalankan misinya, yaitu menyehatkan seluruh anggota keluarga di Indonesia," kata Founder & Chief Executive Officer HOM, Tasori Wasra dalam keterangannya, Sabtu (13/7).
Keunggulan dari HOM sebagai pusat kebugaran asli Indonesia adalah kenyamanan fasilitas dan layanan yang diberikan. "Sebagai boutique gym, kami ingin agar anggota klub kami betah untuk berlatih di tempat kami, dengan keakraban komunitas, personalitas dalam mencapai target sehat, dan profesionalitas yang kami tawarkan,” imbuh Founder & Chief Marketing and Operational Officer HOM, Jeanekewaty Sindy Niode.
Lebih lanjut, tren kebugaran yang terjadi di Indonesia melingkupi beberapa faktor, antara lain perubahan gaya hidup, peningkatan kesadaran kesehatan, dan kemajuan teknologi. Pascapandemi, generasi muda dan penduduk perkotaan lebih menyadari betapa berharganya kesehatan, sehingga menyisihkan pendapatannya untuk keanggotaan kebugaran.
Sementara peningkatan nyata dalam jumlah keanggotaan perempuan terefleksikan juga di fitness center HOM, di mana banyak berminat pada gerakan-gerakan positif tubuh, serta kelas-kelas seperti yoga, pilates, dan dansa.
Founder & Chief Program Personal Trainer & Classes Adam Yudhitiyo menjelaskan, secara umum, ruang gym seringkali didominasi pria yang berfokus pada latihan beban dan binaraga, sebaliknya, perempuan cenderung aktif di kelas kebugaran berkelompok dan pelatihan fungsional.
Namun tren yang terjadi, semakin banyak perempuan yang melakukan latihan kekuatan, dan semakin banyak pula pria yang mengikuti kelas yoga dan pilates. Ada keberbauran di antara keduanya, stereotip lama mulai ditinggalkan.
"Artinya, hasrat untuk sehat saat ini tidak terdapat pada gender tertentu, semua ingin mengoptimalkan fasilitas yang ada untuk meraih kesehatan dengan pengalaman yang lebih inklusif," jelasnya.
Adam menggarisbawahi pentingnya perempuan latihan beban, yaitu untuk mencegah osteoporosis paska menopause, dimana prevalansi osteoporosis usia 50-80 tahun sebesar 23% dan 53% pada usia 80 tahun ke atas.
“Latihan beban dibutuhkan juga untuk mencegah dan mengontrol penyakit diabetes. Hal ini merujuk kepada data IDF pada 2021 yang menyatakan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-5 dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,4 juta dan perempuan lebih rentan terkena diabetes," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
