
Ilustrasi makanan yang mengandung asam folat (freepik)
JawaPos.com – Merencanakan kehamilan merupakan langkah penting dalam kehidupan bersama pasangan. Selain memperhatikan aspek fisik dan emosional, persiapan kehamilan juga melibatkan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat, termasuk asam folat. Asam folat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin.
Asam folat adalah bentuk sintesis dari vitamin B9 yang penting untuk pembentukan sel dan pertumbuhan jaringan. Selama kehamilan, asam folat sangat penting untuk pembentukan sistem saraf janin yang sehat, terutama dalam tahap awal perkembangan saat tabung saraf mulai terbentuk.
Dilansir dari kanal YouTube Moms Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan, menjelaskan terdapat penelitian yang menyampaikan bahwa mengkonsumsi sekitar 400 mg asam folat setiap hari akan bermanfaat untuk mencegah terjadinya masalah pada kecacatan pada tabung saraf atau sumsum tulang belakang bayi atau yang biasa dikenal dengan penyakit spina bifida.
Bayi yang mengalami spina bifida berisiko tinggi mengalami berbagai komplikasi serius, mulai dari kesulitan berjalan, infeksi otak dan saraf tulang belakang, masalah tumbuh kembang, hingga kecacatan permanen.
Asam folat juga berperan dalam pembentukan plasenta, organ yang menghubungkan ibu dan janin serta menyediakan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh janin selama kehamilan. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Dengan mengonsumsi cukup asam folat, risiko anemia dapat dikurangi, serta membantu menjaga kesehatan ibu dan janin.
Asam folat bermanfaat untuk mencegah terjadinya keguguran. Selain itu, dengan mengkonsumsi asam folat dalam jumlah yang tepat setiap harinya dapat menurunkan risiko komplikasi kehamilan seperti kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin.
Asam folat dapat ditemukan dalam berbagai jenis makanan termasuk sayuran berdaun hijau (seperti bayam dan kangkung), kacang-kacangan, buah-buahan (Seperti jeruk dan pisang), biji-bijian, dan produk-produk yang diperkaya dengan asam folat seperti roti gandum dan sereal. Selain itu, asam folat juga dapat didapatkan dari suplemen asam folat.
Idealnya, wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya mulai mengkonsumsi suplemen asam folat setidaknya satu bulan sebelum hamil, dan terus mengkonsumsinya hingga trimester pertama kehamilan. Namun, jika kehamilan tidak direncanakan, segera mulai mengkonsumsi asam folat setelah mengetahui kehamilan.
Asam folat memiliki peran penting dalam persiapan kehamilan yang sehat dan perkembangan janin. Dengan memastikan asam folat yang cukup, ibu hamil dapat membantu mencegah kelainan tabung saraf pada janin serta menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.
Konsultasikan dengan dokter Anda untuk rekomendasi asupan asam folat yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya asam folat dalam persiapan kehamilan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
