Ilustrasi keracunan
JawaPos.com – Keracunan makanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti makanan yang sudah tercampur zat-zat berbahaya, pengolahan makanan yang tidak tepat, cara menyimpan makanan, hingga kondisi alat-alat yang digunakan untuk makan juga bisa menjadi faktor keracunan makanan.
Keracunan makanan dapat disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri atau mengonsumsi makanan yang mengandung racun, seperti spesies jamur tertentu.
Gejala dan tingkat keparahannya ada banyak macamnya, dan bisa memerlukan waktu beberapa jam hingga beberapa hari, yang membuat cukup sulit untuk mengidentifikasi makanan yang telah menyebabkan keracunan.
Makanan yang memiliki resiko tinggi menyebabkan keracunan, yakni termasuk daging atau ayam yang kurang matang, telur, produk susu yang tidak dipasteurisasi, kerang, dan buah atau sayur yang tidak dicuci.
Dilansir melalui healthline, berikut 10 gejala keracunan makanan sehingga membuat kita lebih waspada lagi.
Sakit perut yang disebabkan oleh keracunan makanan akan terasa di sekitar organ tubuh. Racun yang berbahaya dapat mengiritasi lapisan perut, sehingga menyebabkan kram yang semakin parah ketika otot perut bekerja untuk menyingkirkan organisme tersebut.
Sakit perut dan kram juga dapat disebabkan selain keracunan makanan. Oleh karena itu, gejala-gejala ini mungkin juga bukan merupakan salah satu tanda keracunan makanan. Akan lebih baik jika mengalami keluhan tersebut segera dikonsultasikan kepada dokter.
Diare adalah buang air besar yang sifatnya berair dan encer, terjadi tiga kali atau lebih dalam sehari. Sering kali diare disebabkan oleh keracunan makanan yang disertai dengan rasa kembung, sehingga selalu ingin buang air besar.
Diare terjadi karena peradangan pada usus, sehingga kurang efektif dalam menyerap kembali cairan yang dikeluarkan selama pencernaan. Pastikan untuk memperbanyak minum air putih jika mengalami kondisi seperti ini.
Sakit kepala adalah hal yang sangat umum terjadi di kalangan masyarakat. Stres, alkohol, dehidrasi, dan kelelahan menjadi penyebab terjadinya masalah sakit kepala.
Keracunan makanan juga menyebabkan sakit kepala, karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi. Pastikan untuk istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hingga mengonsumsi obat jika mengalami sakit kepala.
Muntah adalah reaksi alami terhadap keracunan makanan. Hal ini terjadi ketika tubuh mencoba mengeluarkan organisme atau racun yang berbahaya. Jika Anda tidak dapat menahan kondisi seperti ini, segera cari bantuan medis.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
