Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Desember 2018 | 00.32 WIB

Peneliti Ungkap Efek Ganja Pengaruhi Kesuburan Sperma Pria

Ilustrasi: daun ganja - Image

Ilustrasi: daun ganja

JawaPos.com - Legalisasi ganja atau marijuana yang diklaim banyak manfaat masih menjadi polemik di berbagai negara. Kini penelitian terbaru rupanya juga mengungkap bahwa ganja ternyata berpengaruh besar bagi kesuburan pria.

Melansir laman Mirror, Kamis (20/12), sebuah studi baru oleh para peneliti dari Duke University, Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat (AS), telah menemukan bahwa pria yang mengisap ganja memiliki jumlah sperma yang lebih rendah. Hal tersebut dikatakan sebagai masalah kesuburan yang mengkhawatirkan.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis sperma pria yang telah merokok ganja setidaknya setiap minggu selama enam bulan sebelumnya. Sperma mereka kemudian dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan marijuana dalam enam bulan terakhir, dan tidak lebih dari 10 kali dalam hidup mereka.

Analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi Tetra Hidro Cannabinol (THC) dalam urine pria, semakin rendah jumlah sperma, dan semakin terlihat perubahan genetik pada sperma mereka.

Dr Susan Murphy yang memimpin penelitian mengatakan, berdasarkan temuan itu, para peneliti menyarankan bahwa pria harus berhenti merokok ganja setidaknya selama enam bulan sebelum mencoba memulai sebuah keluarga.

"Dengan tidak adanya studi definitif yang lebih besar, saran terbaik adalah menganggap perubahan ini akan terjadi di sana. Kami tidak tahu apakah akan permanen. Saya mengatakan sebagai tindakan pencegahan, berhenti menggunakan ganja setidaknya selama enam bulan sebelum ingin memiliki buah hati," katanya.

Sekadar informasi, THC adalah bahan kimia yang bertanggung jawab atas sebagian besar efek psikologis ganja. Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), zat tersebut bertindak seperti bahan kimia cannabinoid yang dibuat secara alami oleh tubuh. Reseptor Cannabinoid terkonsentrasi di daerah otak tertentu yang terkait dengan pemikiran, memori, kesenangan, koordinasi, dan persepsi waktu.

THC menempel pada reseptor dan mengaktifkannya untuk memengaruhi ingatan, kesenangan, pergerakan, pemikiran, konsentrasi, koordinasi, dan persepsi sensor. THC juga salah satu dari banyak senyawa yang ditemukan di dalam resin yang disekresikan oleh kelenjar tanaman ganja.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore