Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Januari 2019 | 15.15 WIB

Selalu Energik, Begini Pola Makan Jojo dan Anthony Ginting

Jonatan Christie dan Anthony Ginting bercerita tentang kesibukan dan pola makan di acara Good to Go dari Indomilk, Central Park, Jakarta Barat, Rabu (30/1). - Image

Jonatan Christie dan Anthony Ginting bercerita tentang kesibukan dan pola makan di acara Good to Go dari Indomilk, Central Park, Jakarta Barat, Rabu (30/1).

JawaPos.com – Atlet idola Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting memang selalu menginspirasi kaum muda Indonesia. Semangatnya yang tak kenal lelah membuat orang penasaran akan gaya hidupnya selama ini.


Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo memiliki kegiatan sehari-harinya yaitu latihan setiap pagi dan sore. Setiap latihan memakan waktu 2 – 3 jam.


Ketika ada waktu luang, ia memanfaatkan waktu untuk hunting foto di beberapa tempat. Kesibukan inilah yang membuat Jojo harus menjaga pola makanan dan asupan yang baik.


“Yang perlu diperhatikan adalah harus istirahat teratur, pola makan dan isinya harus benar-benar terjaga, harus diperhatikan komposisinya. Kalau berat lagi naik melakukan diet, malam tidak makan nasi tapi diganti dengan asupan lain,” kata Jonatan Christie, ketika ditemui di acara Good to Go dari Indomilk, Central Park, Jakarta Barat, Rabu (30/1).


Di pagi hari ia makan sereal atau roti, siang hari makan nasi lebih banyak karena membutuhkan energi yang ekstra. Nasi yang dikonsumsi biasanya nasi merah putih sekitar 200 gram, lalu malam hari makan salad atau smoothies. Sementara Anthony Ginting masih memiliki kegiatan mirip dengan Jonatan Christie.


Bedanya Anthony memilih untuk memanfaatkan waktu luang dengan berenang. Pagi hari sarapan sereal dengan buah potong agar tidak terlalu kenyang untuk mempersiapkan latihan.


Jojo dan Anthony juga terkadang membutuhkan makanan yang praktis di sela-sela latihan yaitu minuman multisereal seperti Good to Go Indomilk yang sudah mengandung oat, beras merah, malt, dan gandum dengan vitamin B1, B2, B3, dan B6. “Atlet memang membutuhkan asupan lebih dari biasanya, aktivitas tinggi, kalori yang dipakai bisa sampai 500 kkalori, sehingga protein harus diisi. Jumlah kualitas protein berbeda karena atlet butuh lebih banyak,” kata dr. Juwalita Surapsari, Mgizi, SpGK, ahli gizi, ketika ditemui di acara yang sama.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore