
Ilustrasi
JawaPos.com - Riwayat penyakit vertigo, kini bukan menjadi milik orang tua saja. Anak muda kepala 2 banyak yang datang ke dokter karena merasa heran dengan vertigo yang menyerang.
Menurut spesialis saraf dr Yanna Saelan SpS, anak muda biasanya terkena vertigo jenis perifer. Vertigo yang masih tergolong jinak ini mempunyai penyebab yang sama dengan banyak penderita vertigo usia muda lainnya.
Penyebabnya bisa karena seseorang yang berusia muda seperti memforsir diri mereka, kurang istirahat, leher yang kaku karena postur tubuh yang salah ketika beraktivitas. Dan tidak dimungkiri, kita memang semakin mudah menemui seseorang usia muda yang mempunyai perilaku seperti itu.
Padahal ketika seseorang memorsir tubuhnya hingga kurang istirahat, akan membuat seseorang tersebut menjadi rawan stres. Sedangkan ketika stress, pikiran akan semakin tegang. Hal tersebut mengacaukan sistem dalam tubuh. ’’Banyak juga kasus karena seseorang punya silinder tapi nggak mau pakai kacamata,’’ ungkapnya,
Bahkan, pasien vertigo lebih didominasi perempuan. Yanna mengatakan selama ini perempuan memang lebih rentan untuk memperoleh pemicu vertigo daripada laki-laki. ’’Penderita diabetes, hipertensi, dan seseorang yang berusia tua punya faktor risiko lebih untuk penyakit ini,’’ imbuhnya.
Untuk diketahui, bila mempunyai sebagian faktor risiko dan mempunyai gejala vertigo, Yanna menyarankan agar pasien melakukan pemeriksaan MRI. hal tersebut untuk melakukan deteksi dini. Siapa tahu vertigo bisa jadi gejala tumor otak atau penyakit lainnya. ’’Yang penting, ditengah kesibukan, sempatkan beristirahat. Idealnya kalau usia muda itu minimal delapan jam perhari,’’ tegasnya. (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
