
Engineer PT PAL Indonesia garap proyek kapal selam Scorpene. (PT PAL)
JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyebut pengadaan Kapal Selam Scorpene dari Prancis butuh waktu 7-8 tahun.
Langkah strategis itu dibarengi dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur pendukung lainnya, untuk membangun kekuatan bawah laut.
Ali menjelaskan, pengadaan Scorpene dibarengi dengan kerja sama antara PT PAL Indonesia dengan Naval Group yang membangun kapal selam tersebut.
Kerja sama itu berupa alih teknologi, untuk menigkatkan kemampuan Indonesia membangun kapal selam.
”PT PAL juga telah membangun kapasitas nasional dalam Maintenance, Repair, and Overhaul atau MRO kapal selam, sekaligus merintis pengembangan kapal selam otonom tanpa awak yaitu KSOT,” terang Ali Dalam Seminar Nasional Hiu Kencana Tahun 2026 di Seskoal, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (9/9).
Proses pembangunan Kapal Selam Scorpen cukup panjang. Butuh waktu 7-8 tahun sampai kapal selam itu selesai dikerjakan.
Dalam rentang waktu tersebut, TNI AL butuh kapal selam interim, mengingat saat ini Indonesia hanya memiliki 4 kapal selam.
Masing-masing 1 kapal selam Kelas Cakra dan 3 Kapal Selam Kelas Nagapasa. Sementara wilayah perairan Indonesia sangat luas.
”Kemungkinan adanya kapal selam interim, ada beberapa negara yang sudah menawarkan, dan bisa jadi kita akan membeli dari beberapa negara yang sudah menawarkan itu,” ujarnya.
Baca Juga:Jaring Bibit Unggul, Koopsudnas Bakal Tawari Atlet Modern Pentathlon Pemenang Panglima Cup Masuk TNI
Selain itu, opsi lain untuk mengisi kekosongan selama menunggu hadirnya Kapal Selam Scorpene adalah membangun KSOT bersama PT PAL Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
