Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 21.19 WIB

Menhan Sjafrie Pastikan Tahun Ini Seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Punya 1 Yonif Teritorial Pembangunan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada ratusan ASN yang tengah menjalani Latsarmil pembentukan Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jaksel, pada Rabu (29/4). (Kemhan) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada ratusan ASN yang tengah menjalani Latsarmil pembentukan Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jaksel, pada Rabu (29/4). (Kemhan)

JawaPos.com - Dalam lima tahun masa pemerintahan Presiden Prbaowo Subianto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menarget pembangunan 750 Batalyon infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di seluruh Indonesia. Tahun ini, dia memastikan seluruh kabupaten dan kota di Jawa sudah punya 1 Yonif TP.

”Insya Allah di tahun 2026, seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh 1 Batalyon infanteri Teritorial Pembangunan,” kata Sjafrie dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi I DPR pada Selasa (19/5).

Menurut Sjafrie, sebagai negara yang berdaulat, Indonesia harus terus memperkuat diri. Karena itu, Indonesia wajib membangun kekuatan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan terhadap kedaulatan bangsa. Dia menegaskan bahwa itu merupakan bagian dari sikap defensif aktif yang dipegang oleh Indonesia.

Saat informasi soal pembangunan 750 Yonif TP terdengar oleh negara-negara tetangga, Sjafrie mengaku muncul sejumlah pertanyaan. Ada yang kaget dan bertanya terkait dengan rencana tersebut. Karena itu, dia memberikan penjelasan secara terperinci.

”Jadi, saya menjawab, bahwa kita mempunyai 514 kabupaten (dan kota) dengan 287 juta rakyat Indonesia. Kita mempunyai kekayaan alam dan kita mempunyai perbatasan dari kurang lebih 11 negara perbatasan,” ungkapnya.

Sjafrie memastikan, pembangunan Yonif TP bukan untuk mengantisipasi serangan dari 11 negara tetangga tersebut. Dia menyatakan bahwa pembangunan ratusan Yonif TP itu untuk menjaga kedaulatan Indonesia. Bukan untuk tujuan lain apalagi sampai mengganggu negara lain.

”​Akhirnya mereka bisa mengerti karena sejak tahun 2025, saya bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan sudah melakukan revitalisasi daripada pertahanan negara. Kita targetkan setiap tahun 150 batalyon untuk memenuhi 514 kabupaten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sjafrie mengungkap manfaat pembangunan ratusan Yonif TP di Indonesia. Salah satunya adalah mengisi kabupaten dan kota yang selama ini masih belum diperkuat atau dikawal oleh pasukan TNI. Menurut dia, daerah-daerah seperti itu rawan tindak kejahatan.

”​Apa yang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan di kabupaten? Tadinya di kabupaten itu tidak ada pasukan, kosong. Apa yang terjadi? Begal, kriminal itu besar sekali,” ujranya.

Setelah Yonif TP dibangun, pasukan masuk, dan roda organisasi berjalan untuk berbagai penugasan, salah satu manfaatnya adalah begal dan tindak kriminal lain berkurang. Bahkan, Sjafrie mengklaim persentasenya bisa mencapai 50 persen bila dibandingkan sebelum Yonif TP berdiri.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore