
Potret kapal selam kelas scorpene buatan Naval Group, Perancis. (Dok. Kemhan)
JawaPos.com - Naval Group, produsen alutsista asal Prancis telah mengkonfirmasi kontrak efektif dalam pengadaan 2 unit kapal selam scorpene untuk TNI AL.
Kontrak itu merupakan bagian dalam program pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk memperkuat Angkatan Laut. TNI AL juga memastikan sudah memiliki satuan tugas (satgas) terkait pengadaan itu.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan hal itu secara langsung saat dikonfirmasi oleh awak media di Jakarta.
Dia menyampaikan bahwa pihaknya membentuk satgas terkait pengadaan kapal selam tersebut agar prosesnya berjalan lancar.
”Untuk (pengadaan kapal selam) scorpene kami sudah menyiapkan satgasnya. Tapi, memang belum kami terbitkan surat perintahnya. Namun orang-orangnya sudah kami siapkan. Sudah kami tunjuk termasuk kepala proyeknya, proyek yang nanti kerjasama dengan PT PAL,” terang dia.
Pengadaan 2 unit kapal selam dari Prancis itu memang dibarengi dengan transfer teknologi. PT PAL Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri pertahanan (inhan) menjadi mitra kerja Naval Group dalam mengerjakan pembangunan kapal selam tersebut.
Sejumlah fasilitas penunjang sudah disiapkan agar pengerjaan kapal selam di PT PAL Indonesia terlaksana dengan baik.
”Nanti itu untuk fasilitas mengangkat kapal selam dari darat ke laut maupun dari laut ke darat, itu sudah sedang kami siapkan. Mudah-mudahan kalau (kontrak) sudah efektif bisa mulai disiapkan dan akan dibangun di PT PAL dari kapal pertama,” ujarnya.
Meski demikian, Ali mengingatkan kembali bahwa pembangunan kapal selam tidak bisa sebentar. Butuh waktu bertahun-tahun sampai pekerjaan selesai, bahkan bisa mencapai 7-8 tahun.
Informasi mengenai kontrak efektif untuk pengadaan 2 kapal selam tersebut sudah disampaikan secara resmi oleh Naval Group melalui kanal-kanal media yang mereka miliki. Termasuk media sosial resmi.
”Kontrak pengadaan dua kapal selam scorpene evolved yang akan dibangun di Indonesia, berlokasi di galangan kapal PT PAL Indonesia dan melalui skema alih teknologi dari Naval Group, telah resmi berlaku,” tulis Naval Group dalam unggahan pada akun media sosial @navalgroup.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
