
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan sudah merncanakan penyerangan itu sejak jauh-jauh hari.
JawaPos.com - Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom blak-blakan kepada Jawa Pos. Ia mengungkapkan hal-hal penting terkait penembakan para pekerja proyek PT Istaka Karya di Nduga, Papua.
Sebby pun mengakui pihaknya bertanggung jawab atas penembakan yang nemewaskan belasan nyawa. Bahkan, elite OPM itu mengklaim bahwa pekerja proyek adalah intelijen dari TNI.
Berikut petikan wawancara wartawan Jawa Pos Ilham Dwi Wancoko dengan Sebby:
Bagaimana kabarnya, Bang Sebby?
Baik.
Apa yang membuat TPNPB-OPM yakin bahwa pekerja proyek itu intelijen dari TNI?
Semua proyek infrastruktur jalan trans-Papua yang mengerjakan TNI. Hal itu merupakan rahasia umum di Papua.
Apakah pekerja itu melawan dengan senjata?
Iya (Sebby lalu mengirimkan sebuah video yang berisi pekerja berkaus loreng dan bersenjata laras panjang. Dalam video, mereka sedang berlindung di balik kendaraan proyek).
Berapa pekerja yang ditembak mati?
24 orang.
Awal mula penyerangan, apakah karena ada pekerja yang mengambil foto saat upacara 1 Desember?
Itu kan versi TNI dan Polri. Kami menyerang secara terencana. Setahun lalu kami juga menyerang proyek pembangunan.
Adakah pekerja yang disandera?
Tidak ada, semua tewas. Kami menyerang proyek dan sebuah pos TNI. Kami yang bertanggung jawab.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
