
Menkumham, Yasonna Laoly
JawaPos.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku ada perbedaan data antara kementerian yang dipimpinnya dengan Kementerian Tenaga Kerja terkait tenaga kerja asing asal Tiongkok. Hal itu terungkap saat rapat kerja dengan komisi III DPR hari ini (19/1).
"Pernah terjadi perbedaan Imigrasi dengan Kemenaker," ujarnya.
Dia menjelaskan, per Desember 2016, jumlah izin tinggal terbatas (ITAS) yang dikeluarkan Kemenkumham untuk WN Tiongkok yang bekerja di Indonesia sebanyak 31.030 orang. Sedangkan, data TKA keluaran Kemenaker 21.271 orang.
Kata Yasonna, jelas data itu berbeda. Sebab, penghitungan terhadap data perlintasan WN Tiongkok antara Kemenkumham dan Kemenaker pun berbeda.
Di Kemenkumham misalnya, WN Tiongkok yang bekerja di Indonesia seketika harus kembali ke negaranya namun dia masih memiliki kontrak kerja. Lalu, dia kembali lagi untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun, dia harus mengurus ITAS kembali tapi tidak dengan izin tenaga kerja (INTA) di Kemenaker.
"Maksudnya ada seorang pemegang ITAS keluar, karena ada setahun, dua tahun, lalu masuk lagi," jelasnya.
Di Kemenaker sendiri, hanya dicatat WN Tiongkok yang bekerja. Namun tidak mendata keluarganya. "Saya jelaskan transaksi bisa satu orang kerja tapi bawa keluarga seperti bawa anak," sambungnya.
Yasonna mengatakan hal ini perlu dijelaskan agar publik tidak bingung dengan perbedaan data tersebut. "Jadi, supaya kami menjelaskan, publik tahu kok berbeda INTA kemenaker dengan ITAS yang memang ada perbedaan," tuturnya.
Kendati memiliki perbedaan data, Yasonna mengatakan bahwa Kemenkumham dan Kemenaker bahkan Kementerian Pariwisata terus membangun komunikasi yang baik. "Kita membangun sistem informasi terpadu, dengan Kemenpar, sudah kerja sama dengan Kemenaker," pungkasnya.(dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
