Asisten Operasi KSAL Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan (kanan). (TNI AL)
JawaPos.com-Indonesia segera memiliki kapal induk pertama dari hibah kapal perang milik Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi. Sebagai operator, TNI AL sudah mulai menyiapkan pelaut untuk mengawaki kapal induk tersebut. Jumlahnya bisa mencapai 500 prajurit.
Informasi itu disampaikan oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan dalam dialog secara dalam jaringan (daring) yang diselenggarakan oleh Semar Sentinel. Dikutip dari akun YouTube Semar Sentinel, dialog itu mengangkat tema Indonesia’s Blue Water Transition.
”Kebijakan pemerintah akan mengakuisisi (Kapal Induk Giuseppe) Garibaldi, TNI AL sudah siap. Terutama untuk pengisian personelnya, personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki,” kata Yayan dikutip pada Kamis (26/2).
Ratusan pelaut itu terdiri atas prajurit di level perwira sampai prajurit lain dengan kompetensi khusus. Mereka disiapkan untuk mengawaki kapal induk. Selain itu, Yayan menyatakan bahwa kebutuhan Infrastruktur pendukungnya juga harus disiapkan.
”Bagaimana pangkalan pangkalan siap, dermaga-dermaga Angkatan Laut, dermaga-dermaga pelabuhan sipil, dalam rangka men-support fasilitas Garibaldi,” ujarnya.
Termasuk diantaranya kebutuhan logistik untuk operasi kapal induk tersebut. Yayan menyampaikan bahwa dukungan logistik yang diperlukan oleh kapal induk pasti sangat besar. Mengingat awak kapalnya saja mencapai 500 orang, belum termasuk para penerbang dan personel lainnya.
”Pentahapan-pentahapan itu sedang kami persiapkan dengan baik. Sehingga akuisisi pemerintah, kapanpun akuisisi Garibaldi tersebut mudah-mudahan dapat kita saksikan segera,” terang dia.
Sebelumnya, diberitakan bahwa proses hibah kapal induk pertama untuk Angkatan Laut Indonesia dari Italia masih terus berjalan. Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan, kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Italia yang melatari hibah tersebut. Nantinya kapal induk itu akan digunakan oleh TNI AL untuk melaksanakan operasi kemanusiaan.
Sebagaimana telah disampaikan kepada publik, kapal induk pertama untuk TNI AL itu merupakan salah satu armada kapal perang milik Angkatan Laut Italia. Yakni Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Dengan hubungan kerja sama yang baik, Pemerintah Italia memutuskan untuk menghibahkan kapal induk tersebut kepada Indonesia.
”Garibaldi itu adalah hibah. Sehingga sifatnya hubungan antara dua negara, Government to Government (G to G) antara Indonesia dengan Italia,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Meski hibah, bukan berarti Indonesia tidak keluar uang sama sekali. Pemerintah tetap harus mengeluarkan uang untuk biaya pemeliharaan dan perbaikan atau retrofit. Itu harus dilakukan karena kapal induk tersebut akan digunakan oleh TNI AL untuk melaksanakan tugas dalam rangka Operasi Militer Selain Perang atau OMSP. Menurut Rico, kapal induk tersebut sangat memadai untuk OMSP.
”Karena dia ada helideck-nya, bisa menampung sampai dengan enam helikopter bahkan lebih di atas deck-nya itu,” ujarnya.
Jenderal bintang satu TNI AD itu pun mencontohkan, jika kapal induk tersebut sudah tersedia saat bencana alam di Sumatera terjadi, maka OMSP dapat dilakukan. Dukungan logistik serta dropping personel untuk penanggulangan bencana akan berlangsung lebih cepat dan efektif. Sebab, daya angkut kapal induk tersebut cukup besar.
”Kalau itu kemarin misalnya kita sudah punya pada saat bencana di Sumatera, mungkin akan memudahkan bagi helikopter dalam pendistribusian logistik, pendistribusian barang, manusia, dan sebagainya tanpa harus bolak-balik ke pangkalan atau lanud yang cukup jauh,” terang dia. (*)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
