Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 03.30 WIB

Kemhan Tunggu Kajian TNI AL Terkait Kapal Induk Italia dan Pesawat Tempur Tiongkok

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Penguatan TNI melalui pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan mempertimbangkan banyak aspek. Termasuk kajian yang dilakukan oleh masing-masing matra. Saat ini, Kemhan tengah menunggu hasil kajian terkait dengan kapal induk untuk TNI AL dan pesawat tempur buatan Tiongkok untuk TNI AU.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menyampaikan bahwa kajian alutsista baru untuk memperkuat TNI terus dilakukan. Termasuk yang terkait dengan kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia dan pesawat tempur J-10 buatan Tiongkok. Kajian dilakukan oleh Angkatan Laut untuk kapal induk dan Angkatan Udara untuk pesawat tempur baru. 

”Terkait dengan alutsista itu kami tentunya akan selalu mengkaji, mana alutsista yang terbaik. Dan terkait kapal induk yang memang sedang dijajaki (oleh TNI AL), kami masih menunggu pengkajian dari TNI AL untuk plus-minusnya, termasuk juga beberapa faktor lainnya,” kata Frega saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Kamis (18/9). 

Belum lama, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa upaya untuk mengakuisisi kapal induk dari Italia masih dilakukan. Kapal induk yang dimaksud tidak lain adalah Giuseppe Garibaldi. Kapal induk tersebut sudah pensiun dari dinas Angkatan Laut Italia, namun dinilai masih mumpuni untuk melanjutkan operasi di bawah TNI AL. Sehingga ada ketertarikan dari Angkatan Laut Indonesia untuk mengakuisisi kapal induk tersebut. 

Bukan hanya TNI AL, penguatan alutsista juga dilakukan oleh TNI AU. Salah satunya dengan melakukan kajian atas pesawat tempur J-10 buatan Tiongkok. Kemhan memastikan bakal mendukung penuh langkah dan upaya masing-masing matra untuk menambah kekuatan. Menurut Brigjen Frega, hal itu selaras dengan komitmen Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin yang meneruskan komitmen Presiden Prabowo Subianto. 

”Untuk yang (pesawat tempur) J-10 itu memang menjadi pengkajian TNI AU. Kami ingin platform-platform alutsista yang terbaik, yang memang bisa membantu kita untuk mewujudkan kebijakan saat ini yang memang dikembangkan dan dilanjutkan oleh Pak Menhan Sjafrie dari Pak Prabowo pada saat beliau menjabat sebagai Menhan, untuk memperkuat Perisai Trisula Nusantara,” tegas Frega. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore