Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Februari 2025 | 21.56 WIB

Arahan Presiden Prabowo Subianto di Rapim TNI AD 2025: Fokus Ketahanan Pangan

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan beberapa hal terkait dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapim TNI AD 2025. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan beberapa hal terkait dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapim TNI AD 2025. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Meski tidak hadir secara langsung, Presiden Prabowo Subianto tetap menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran TNI AD. Dia meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama anak buahnya fokus membantu program ketahanan pangan.

Arahan tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD 2025 di Jakarta pada Senin (3/2). 

Jenderal Maruli menyampaikan bahwa arahan tersebut selaras dengan kebijakan dan program TNI AD. Dia mengungkapkan, saat ini Angkatan Darat gencer memaksimalkan lahan-lahan tidur.

Tidak hanya milik TNI AD, mereka juga bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara atau PTPN, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), dan beberapa instansi lainnya. Tujuannya tidak lain untuk memastikan program ketahanan pangan tercapai. 

”Di sela-sela Rapim TNI AD 2025 tadi sempat ada pengarahan dari presiden juga. Bahwa presiden sangat fokus tentang masalah pangan. Jadi, nanti bagaimana hasil (pengelolaan lahan-lahan tidur) itu bisa betul-betul ditampung oleh Bulog dalam hal ini dan juga memastikan harga itu bisa dibeli dengan harga yang baik. Baik buat petani, baik buat pengusaha. Jadi, harus berbanding lurus semuanya,” terang Maruli kepada awak media. 

Menurut orang nomor satu di TNI AD itu, arahan yang disampaikan oleh presiden kepada Angkatan Darat juga disampaikan kepada beberapa instansi lain. Termasuk aparat kepolisian. Untuk itu, mereka akan bekerja sama dan bersinergi. Berdasar laporan dari lapangan, Maruli menyebut, di beberapa daerah ada masalah pada sistem pengairan. Sehingga Angkatan Darat akan menyelesaikan masalah itu terlebih dahulu. 

”Kami sudah ada (program) pipanisasi, ada pompa hidram yang kami lakukan dan sudah bisa mengairi sekitar 50 ribu hektare. Itu kami data lengkap, desa mana sekian hektare, kami lengkap datanya. Nah itu nanti di PTPN itu juga nanti kami kerjakan bersama masyarakat. Sementara ini dalam waktu dekat, sepertinya kami sudah buat di Cibenda, Ciemas. Nanti ada lagi di Purwakarta, di Cianjur, di Puslatpur Lampung, Baturaja,” jelasnya.

Maruli memastikan bahwa Rapim TNI AD 2025 menindaklanjuti Rapim TNI-Polri 2025 dan Rapim TNI 2025. Yakni menyamakan dan menyeragamkan persepsi. Langkah itu dilakukan dengan tetap melaksanakan evaluasi atas kegiatan, kebijakan, dan program yang sudah dilaksanakan oleh Angkatan Darat selama 2024. 

”Mudah-mudahan itu nanti akan bisa jadi lebih baik lagi dan juga sesuai dengan kebijakan, mulai dari presiden, menteri pertahanan, TNI, dan juga kami di Angkatan Darat,” imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore