
Berbagai jenis bom buatan PT Sari Bahari dipajang dalam event Vietnam Defence Expo pada 20-22 Desember 2024. (PT Sari Bahari)
JawaPos.com - Tahun lalu PT Sari Bahari mengekspor 500 unit bom latih ke Vietnam. Itu mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Vietnam dalam latihan-latihan tempur. Akhir tahun ini, industri pertahanan (inhan) dalam negeri yang berbasis di Jawa Timur (Jatim) itu tampil di Vietnam Defence Expo.
Pameran inhan terbesar di Vietnam itu berlangsung di Kota Hanoi mulai 20-22 Desember 2024. Keberadaan mereka membuat para pengunjung kaget.
Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia sudah mampu memproduksi bom udara. Salah satunya bom latih jenis P-100 Practice yang sudah digunakan oleh Angkatan Udara Vietnam.
”Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan Pemerintah Indonesia dan Kemhan selama berpameran di Vietnam,” ungkap Direktur PT Sari Bahari Putra Egam dalam keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Senin (23/12).
Dukungan dari Pemerintah Indonesia terhadap produsen bom untuk alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI itu ditunjukkan dengan hadirnya sejumlah pejabat di Vietnam. Diantaranya Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Irvansyah, Sesditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Heri Pribadi, dan Atase Pertahanan Indonesia di Vietnam, Kolonel Laut (P) Jerry H. Manuhutu.
Putra Egam berharap besar, partisipas inhan Indonesia di ajang pameran pertahanan bergengsi di negara lain menjadi jalan untuk terus melebarkan sayap. ”Semoga dengan partisipasi industri pertahanan nasional di berbagai pameran luar negeri bisa membuka pasar seluas-luasnya. Sehingga industri pertahanan juga bisa berkontribusi terhadap target pencapaian pertumbuhan ekonomi delapan persen yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo," harapnya.
Dalam pameran tersebut, PT Sari Bahari memamerkan berbagai bom tajam dan bom latih hasil produksinya. Mulai dari P-100P, P-250P, P-500P, P-100L, P-250L, P-500L, P-100M, BNL-125, BNL-250, BNM-250 dan bom jenis lainnya. Bom produksi PT Sari Bahari sudah digunakan secara luas oleh TNI AU untuk armada Sukhoi Su-27/30. Selain itu, Rocketpod atau peluncur roket buatan mereka juga sudah sukses diuji coba pada pesawat T-50 milik TNI AU.
Selain inhan dari Indonesia, Vietnam Defence Expo tahun ini diikuti oleh 250 perusahaan alutsista internasional. Termasuk pabrikan senjata asal negara-negara produsen alutsista seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan lainnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
