
Lanud TNI AU Iswahjudi melaksanakan latihan pengeboman air to ground dan emergency response plan. (TNI AU)
JawaPos.com - Untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapsiagaan, Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Iswahjudi menyelenggarakan dua latihan sekaligus. Pertama latihan pengeboman air to ground di AWR Pulung Ponorogo dan AWR Pandanwangi. Kedua latihan emergency response plan.
Latihan pengeboman air to ground melibatkan seluruh skadron udara dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU di lanud tersebut. Mulai pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 sampai pesawat tempur T50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15.
Baca Juga: 7 Langkah Cerdas Mengakhiri Persahabatan dengan Elegan: Temukan Cara Sehat untuk Melanjutkan Hidup!
Dalam latihan pengeboman tersebut, mereka menggunakan bom latih BL-25 dan MK-82. Komandan Lanud TNI AU Iswahjudi Marsekal pertama TNI TNI Firman Dwi Cahyono menjelaskan bahwa latihan air to ground merupakan bagian dari upaya Lanud TNI Iswahjudi untuk menjaga dan meningkatkan kesiapan tempur.
Lanud TNI AU Iswahjudi melaksanakan latihan pengeboman air to ground dan emergency response plan. (TNI AU)
”Latihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap penerbang siap menghadapi berbagai skenario pertempuran di medan yang sesungguhnya, serta mampu melaksanakan serangan udara dengan tingkat akurasi tinggi,” ungkap Firman sebagaimana dikutip oleh JawaPos.com pada Jumat (25/10).
Selain itu, latihan tersebut bertujuan untuk melatih ketepatan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan misi serangan udara ke darat. Kemudian untuk melatih kesiapan ground crew dalam menyiapkan pesawat maupun armament yang akan digunakan untuk latihan air to ground.
Baca Juga: Ratusan All New Hyundai Santa Fe Bulan Ini Segera Sampai di Garasi Konsumen yang Sudah Pesan
Sementara itu, dalam latihan emergency response plan, Lanud TNI AU Iswahjudi mensimulasikan satu pesawat F-16 Fighting Falcon mengalami emergency EPU fire sesaat setelah mendarat dan diikuti oleh adanya kebocoran cairan hydrazine. Seluruh unsur langsung bergerak cepat untuk menangani insiden tersebut.
Dengan sigap seluruh unsur terkait, baik crash team skadron udara, base rescue, pemadam kebakaran, dan tim kesehatan RSAU dr. Efram Harsana Lanud TNI AU Iswahjudi dan personel pengamanan dengan cepat menuju TKP dan melaksanakan penanganan emergency serta mengevakuasi penerbang.
Latihan emergency response plan itu merupakan program kerja Lanud TNI AU Iswahjudi yang bertujuan untuk terus meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan personel dalam menangani situasi darurat. Sehingga seluruh unsur satuan dapat mengambil langkah-langkah cepat dan tepat.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
