Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 02.35 WIB

TNI AU Butuh Drone, Menhan Prabowo Langsung Belikan Drone BLOS dari Turki

Menhan Prabowo Subianto saat meninjau pembangunan kapal perang Fregat Merah Putih di galangan PT PAL Indonesia. (Biro Humas Setjen Kemhan) - Image

Menhan Prabowo Subianto saat meninjau pembangunan kapal perang Fregat Merah Putih di galangan PT PAL Indonesia. (Biro Humas Setjen Kemhan)

JawaPos.com - Drone dengan kemampuan Beyond Line of Sight (BLOS) menjadi salah satu kebutuhan TNI AU untuk mendukung operasi khusus seperti misi TNI di Papua. Karena itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono bersyukur karena Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto langsung membelikan drone BLOS dari Turki.

Informasi tersebut disampaikan oleh Tonny saat mengisi seminar nasional di Jakarta pada Rabu (9/10). Dia sempat bercerita bahwa Menhan Prabowo pernah bertanya soal kebutuhan TNI AU. Pertanyaan itu langsung dijawab oleh Tonny. Bahwa Angkatan Udara saat ini membutuhkan drone. Jawaban tersebut langsung direspons oleh Prabowo dengan memesan drone BLOS.

Kepada awak media Tonny menyampaikan bahwa saat ini teknologi drone penting untuk dimiliki dan dikuasai. Apalagi bila melihat konflik yang terjadi di beberapa negara. Dia mencontohkan Israel dengan Iran dan Rusia dengan Ukraina. Teknologi drone diandalkan oleh negara-negara tersebut. Untuk itu, Angkatan Udara juga harus bisa.

”Sekarang kita lihat, kemarin Israel diserang oleh Iran menggunakan drone, salah satunya. Beberapa waktu lalu juga perang Ukraina dengan Rusia menggunakan drone,” imbuhnya.

Berbagai jenis drone dipakai dalam berbagai medan tugas. Termasuk diantaranya drone kamikaze. Menurut Tonny, drone sejenis itu jauh lebih murah bila dibandingkan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI lainnya. Termasuk bila dibandingkan dengan alutsista yang dioperasikan dengan awak di dalamnya.

”Tentunya kami juga menyiapkan ke depan kami mendapat perhatian dari pemerintah yang cukup besar. Adanya penambahan pesawat terbang tanpa awak yang berkemampuan BLOS atau Beyond Line of Sight,” kata dia.

Drone tersebut bisa menjangkau berbagai lokasi. Termasuk daerah-daerah yang biasanya sulit dijangkau. Sebab, mekanisme kerja drone itu mengandalkan satelit. Sehingga tidak ada batasan wilayah operasi bagi drone BLOS. Selama ada sinyal dari satelit, drone tersebut bisa masuk dan melaksanakan tugas sesuai dengan perintah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore