
KRI Raden Eddy Martadinata-331 dalam Rimpac 2024 di Hawaii, Amerika Serikat. (Dispenal)
JawaPos.com - PT PAL Indonesia bersama Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) membekali KRI Raden Eddy Martadinata dengan sistem senjata lengkap. Tidak hanya kuat, senjata yang disematkan pada kapal perang jenis fregat tersebut mematikan.
Pada Juli 2024, kapal perang milik TNI AL melaksanakan uji sistem senjata dengan melepaskan tembakan dalam Latihan Bersama Multilateral Rim of Pacific (Rimpac) 2024.
Merujuk data dari PT PAL Indonesia yang memproduksi KRI Raden Eddy Martadinata-331, kapal perang tersebut dibangun sebagai kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) SIGMA. Kapal tersebut memiliki bobot 2.365 ton dengan panjang 105 meter.
KRI Raden Eddy Martadinata-331 atau biasa disebut KRI REM-331 dilengkapi dengan Meriam OTO Melara kaliber 76mm. Kemudian diperkuat dengan Millenium Gun 35mm, dan Rudal Exocet MM40 Block II.
Selain itu, PT PAL Indonesia juga menyematkan rudal anti serangan udara pada KRI Raden Eddy Martadinata-331. ”Kapal ini memiliki karakteristik unggulan, sehingga kompatibel dalam menjalankan berbagai operasi dan latihan strategis,” tulis PT PAL Indonesia pada laman resmi.
Dengan sistem senjata yang dimiliki oleh kapal perang tersebut, tidak heran bila TNI AL berulangkali mengirim KRI Raden Eddy Martadinata-331 untuk terlibat dalam latihan bersama negara lain.
Bagi PT PAL Indonesia sebagai galangan yang melahirkan KRI Raden Eddy Martadinata-331, keberadaan kapal perang tersebut dalam berbagai misi dan latihan bersama negara-negara sahabat merupakan bukti nyata. ”Bahwa produk dalam negeri memiliki kualitas yang dapat bersaing di kancah global,” imbuhnya.
Dalam Rimpac 2024 di Hawaii, Amerika Serikat (AS), KRI Raden Eddy Martadinata-331 terlibat dalam Sea Phase. KRI Raden Eddy Martadinata-331 bertolak dari Pangkalan Pearl Harbour menuju Samudera Pasifik dan ikut melakukan berbagai jenis latihan yang diikuti oleh puluhan negara dengan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang mereka bawa.
KRI Raden Eddy Martadinata-331 turut meletuskan tembakan dalam latihan tersebut. Salah satunya latihan tembakan permukaan atau gunex yang dilakukan untuk menghadapi kapal permukaan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
