Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 16.29 WIB

Perlawanan Sang Presiden

Hardi melukis dengan spirit vibrasi vitae (spontan, ekspresif, dan kasar). Selalu ada simbol dan metafora yang diupayakan hadir sebagai penopang kekuatan seninya. ”Metafor itu harus,” tutur Hardi sejak dahulu kala. Ini sejalan dengan apa yang dikatakan kurator Suwarno Wisetrotomo, bahwa metafor adalah cahaya seni yang tak tampak, tapi selalu memancar dari lubuk terdalam lukisan.

Realitas menarik dari pameran ini adalah, di balik kontroversi ”pemberedelan” pameran Yos Suprapto Desember 2024 lalu, GNI (ternyata) bersedia memamerkan karya Hardi yang ugal-ugalan. Mungkin GNI melihat, lukisan Hardi, walaupun sangat kritis, selalu menjauh dari vulgarisme dan sarkastisme. ”Hardi memang berkehendak jadi pelukis intelek,” tulis E.Z. Halim, kolektor besarnya, dalam katalog. (*)

---

AGUS DERMAWAN T., Kritikus seni, narasumber ahli koleksi benda seni Istana Presiden RI

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore