
ILUSTRASI
Dalam pentas perpolitikan Indonesia, kita melihat bagaimana para pemimpin, mulai pemimpin negara hingga pemimpin agama, tak mampu untuk menahan hasrat berkuasa. Kekuasaan telah menjadi candu yang begitu memabukkan, yang terus membuat siapa pun yang pernah mencicipi akan terus merasa kurang, merasa lapar.
Puasa kuasa telah menjadi sesuatu yang begitu menakutkan. Partai-partai tak punya nyali menjadi oposisi dan lebih memilih menjadi tikus-tikus yang ikut berbagi remahan kue kekuasaan. Ulama-ulama pun takut kehilangan cantolan dan sokongan.
Orang-orang inilah yang selalu berceramah tentang kewajiban puasa di bulan Ramadan, mengingatkan umat betapa pentingnya menahan segala nafsu selama puasa. Padahal, yang jauh lebih berbahaya daripada nafsu makan dan minum adalah nafsu berkuasa, dan yang lebih dibutuhkan untuk negara ini adalah puasa kuasa. (*)
---
OKKY MADASARI, Sastrawan dan sosiolog

Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Ruang Ganti Persebaya Surabaya Usai Kalah dari Madura United
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
Kick-off Sempat Dimajukan! Ini Jadwal Resmi Persib Bandung vs Arema FC di GBLA
Tak Ada Timnas Indonesia U-17! Klasemen Runner-up Terbaik Piala AFF U-17 2026 Usai Thailand Dikalahkan Laos
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
