
ILUSTRASI. (BAGUS/JAWA POS)
***
Literasi jadi makin pelik ketika bersentuhan dengan masyarakat digital. Informasi, berita, dan bacaan begitu melimpah sekaligus mudah. Tapi, pada saat yang sama, semuanya adalah tentang hiburan dan kesenangan. Sisanya adalah sampah.
Di internet, para penggemar sepak bola kini dengan mudah membuka The Guardian, The Players’ Tribune, The Athletic, atau The Blizzard. Ulasan Jonathan Liew terbaru bisa dibagikan atau dikomentari secara langsung. Tapi, pada saat yang sama, sebagian sangat besar penggemar sepak bola nyampah di akun-akun pengail perhatian dengan kalimat macam ’’ayo memasak” atau ’’bacot” semata. Jika dipukul rata, sepertinya penggemar sepak bola saat ini tak banyak berbeda dengan berdekade-dekade sebelumnya.
Sebagai pengarang, di masa sekarang, menulis dan membuat buku menjadi lebih kompleks daripada sebelum-sebelumnya –dan saya pasti akan membutuhkan kolom lain untuk menjelaskannya. Menulis (tentang) sepak bola adalah kerumitan itu dikalikan dua. Tidak kurang.
Jadi, sekali lagi, menulis sepak bola adalah mengisi rak-rak kosong berdebu di perpustakaan yang sepi. Membuat rak-rak itu menjadi lebih terawat, lebih padat, dan lebih beragam daftar bukunya adalah tindakan terbaik yang bisa dilakukan oleh setiap penulis baru yang lahir atau setiap buku baru yang terbit. Siapa tahu satu-dua orang akan tergerak menengok, masuk, lalu membaca. Tidak lebih. (*)
MAHFUD IKHWAN, penulis asal Lamongan

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
9 Rekomendasi Gudeg Koyor Paling Nendang di Semarang, Kuliner Tradisional dengan Rasa Sultan
7 Rekomendasi Brongkos Paling Ngangenin di Jogja, Kuliner Khas dengan Rasa Manis Gurih Pedas
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung Terkait Perkara Tambang
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
15 Tempat Kuliner di Jogja untuk Sarapan Pagi Paling Murah Meriah tapi Rasa Tetap Istimewa
Rekomendasi Kuliner Sate Kambing Terenak di Jogja: Daging Empuk di Lidah, Bumbu Meresap Sempurna
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs Madura United di Derbi Suramadu! Misi Bangkit di Hadapan Bonek
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Madura United! Momentum Bernardo Tavares Buktikan Magisnya di GBT
