
Jamaah haji kloter SUB 59 bersiap meninggalkan Kota Makkah menuju Madinah, Minggu (7/6/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 kini memasuki tahap akhir seiring dimulainya kepulangan jemaah ke Tanah Air. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan haji tahun 2026, sekaligus menyampaikan sejumlah catatan evaluasi untuk penyelenggaraan di masa mendatang.
Ketua Komisi Advokasi BPKN RI, Fitrah Bukhari, menilai pelaksanaan haji 1447 H berjalan cukup lancar, terutama pada fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Penyelenggaraan Haji tahun 1447H dapat dikatakan lancar, terutama di fase-fase puncak menjelang dan saat armuzna. Hal ini dilihat dari berkurangnya aduan jemaah di fase tersebut," kata Fitrah kepada wartawan, Selasa (9/6).
Menurutnya, ketegasan dan kesolidan para petugas di lapangan saat pelaksanaan ibadah haji membuat jemaah terasa lebih terstruktur.
Ia menyebut, penerapan skema murur di Muzdalifah menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar mobilitas jemaah saat puncak haji berlangsung. Skema tersebut dinilai mampu mempercepat arus pergerakan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan jemaah.
“Skema murur di Muzdalifah menjadi kunci ketepatan waktu dan keselamatan jemaah di puncak Armuzna," tegasnya.
Ia menekankan, BPKN memandang praktik murur menjadi titik balik kelancaran pergerakan jemaah, meski memang perlu dijelaskan lagi kepada jemaah secara lebih terang tentang keafdhalan dan dalil murur di Muzdalifah.
Selain itu, BPKN juga menyoroti langkah tegas Kementerian Haji terhadap oknum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang dinilai melakukan pelanggaran selama penyelenggaraan ibadah haji.
Ia tak memungkiri, beberapa persoalan yang menjadi perhatian antara lain praktik blocking tenda di Arafah, penyelenggaraan city tour, hingga pungutan pembayaran dam di luar sistem resmi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022