
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan wacana war tiket haji. (Instagram @kemenhaj)
JawaPos.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan mewacanakan untuk mengadakan skema war tiket haji, untuk mengantisipasi atau mencegah panjangnya antrean haji.
Sebab, saat ini antrean haji bisa sampai 26 tahun. artinya, calon jamaah yang baru mendaftar tahun ini akan dijadwalkan berangkat tahun 2052.
"Waktu itu pemerintah mengumumkan, biaya haji tahun ini sekian, pembukaan pendaftaran dimulai tanggal sekian sampai tanggal sekian, silakan yang mau berangkat haji silakan membayar. Semacam war ticket," kata Gus Irfan sebagaimana unggahan pada media sosial Instagram Kemenhaj, Kamis (9/4).
Menurut Irfan, wacana itu muncul dalam perbincangannya dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.
Baca Juga:Pemerintah Siapkan Rp 1,77 Triliun Untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Imbas Lonjakan Harga Avtur
"Jujur, ketika kita bicara tentang antrean, pemikiran kami di Kementerian, terutama pemikiran dari Wamen saya yang sangat progresif itu, muncul: Apakah perlu antrean yang begitu lama?," ujarnya.
Gus Irfan mengungkapkan, sebelum hadirnya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), pendaftaran haji tidak ada antrean.
"Apakah perlu dipikirkan bagaimana kita kembali ke zaman-zaman sebelum ada BPKH? Sebelum ada BPKH, insya Allah tidak ada antrean," bebernya.
Menurut dia, wacana war tiket haji bukan hal yang mudah untuk diputuskan. Namun, itu bisa menjadi opsi untuk mengantisipasi lamanya antrean haji.
"Apakah perlu kita memikirkan hal seperti itu lagi? Tentu ini bukan hal yang gampang untuk diputuskan, tapi sebagai sebuah wacana, tentu bisa sah-sah saja untuk kita pikirkan," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
