
Suasana Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Sabtu (17/1/2026). Kemenhaj menawarkan 4 layanan one stop services bagi jamaah umrah dan PPIU yang berangkat dari asrama haji. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Rencana Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj )untuk memberangkatkan jamaah umrah dari Asrama Haji dipastikan tidak wajib, melainkan opsional dan diklaim menguntungkan jamaah umrah.
Akan ada empat layanan sekaligus yang bisa didapatkan jamaah umrah selama di asrama haji, yang bisa mengurangi penumpukan di bandara.
Hal itu disampaikan juru bicara Kemenhaj maria Assegaf, Jumat (13/2). Dia menjelaskan, rencana memberangkatkan jamaah umrah dari asrama haji merupakan bagian dari konsep one stop services yang dikerja samakan dengan maskapai Garuda Indonesia.
Dengan konsep itu, jamaah umrah atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia punya pilihan alternatif titik keberangkatan, yakni dari asrama haji di masing-masing daerah keberangkatan.
”Fokus utamanya adalah memberikan kemudahan dan kemyamanan ekstra bagi jamaah umrah sebelum bertolak ke tanah suci,” terang Maria lewat pernyataan tertulis.
Jamaah umrah dan PPUI yang memilih berangkat dari asrama haji akan mendapatkan empat layanan sekaligus yang akan mempermudah proses di bandara keberangkatan. Keempat layanan itu adalah:
Jamaah umrah akan mendapatkan bimbingan manasik dan pemantapan ibadah sebelum berangkat ke tanah suci.
Sejumlah asrama haji diketahui memiliki replika bangunan Ka’bah hingga bukit shofa dan Marwah, sehingga jamaah bisa langsung berlatih praktik manasik umrah dengan bimbingan dari muthawwif.
Bila berangkat dari asrama haji, bagasi jamaah akan diurus sejak awal. jamaah juga akan langsung mendapatkan boarding pass, sehingga tidak perlu lagi berurusan dengan konter check in maskapai.
Hal itu diyakini akan mengurangi penumpukan calon penumpang pesawat di area check in bandara
Selain langsung dapat boarding pass, jamaah umrah yang berangkat dari asrama haji juga tidak perlu berurusan dengan imigrasi bandara.
Sebab, layanan pemeriksaan paspor dan visa akan dilakukan di asrama haji. Hal itu juga betujuan mengurangi antrean di konter pemeriksaan imigrasi bandara.
Karena semua sudah diurus, maka jamaah umrah yang berangkat dari asrama haji tidak perlu masuk area terminal bandara sebagaimana penumpang umum.
Mereka akan langsung diantar dengan bus khusus menuju pintu pesawat. Jamaah umrah tinggal duduk manis di bus sejak di Asrama haji-tahu-tahu sudah sampai di depan pintu pesawat.
Meski jamaah akan dimudahkan, Maria menegaskan bahwa layanan berangkat umrah dari asrama haji bersifat opsional. Tujuan utamanya adalah mengurangi kepadatan dan waktu tunggu jamaah di bandara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
