
Menteri Haji Mochammad Irfan Yusuf (tengah). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jemaah haji Indonesia patut berbangga. Pasalnya biaya haji reguler di Indonesia menjadi yang paling murah, di antara negara-negara ASEAN. Di banyak negara, harga paket haji paling murah sudah di atas Rp 100 juta.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid mengatakan, tahun ini kembali ada penurunan biaya haji. Penurunannnya sekitar Rp 2 juta, dibandingkan biaya haji reguler tahun lalu.
"Biaya haji di Indonesia itu paling murah di ASEAN," tegas ujar Abdul Wachid dalam pembukaan Manasik Haji Nasional di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur (11/2).
Selama ini biaya haji Indonesia sering dibandingkan dengan di Malaysia. Wachid mengatakan biaya haji paling murah di Malaysia itu di atas Rp 100 juta per jemaah. "Sementara rata-rata biaya haji reguler di Indonesia Rp 87,4 juta per jemaah. Turun sekitar Rp 2 juta dari tahun lalu," kata Politikus Partai Gerindra itu.
Besaran biaya haji ini masih bersifat total. Biaya haji yang ditanggung jemaah hanya sekitar Rp 54 jutaan saja. Sisanya dibayar atau disubsidi dari hasil pengelolaan dana haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Meskipun biaya haji tahun ini turun, Abdul Wachid menegaskan kualitas layanan tidak diturunkan. Bahkan ada sejumlah peningkatan pelayanan. Di antaranya kartu Nusuk dibagikan sejak jamaah masih di tanah air. Sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kartu Nusuk setibanya di Saudi. "Sehingga jemaah tidak lagi rebutan bus dan kamar hotel saat di Saudi," tandasnya.
Adapun kegiatan Manasik Haji Nasional dibuka langsung oleh Menhaj Mochammad Irfan Yusuf. Dia menyampaikan sebagai kementerian baru dan perdana menyelenggarakan haji, mereka sudah menyiapkan sejumlah inovasi. Salah satu inovasi yang disampaikan Irfan adalah penguatan pelayanan yang berpusat pada jemaah.
Dia menyebut seluruh kebijakan haji dirancang dengan mempertimbangkan kondisi riil jemaah Indonesia. Termasuk usia, kesehatan, serta kebutuhan pendampingan selama beribadah.
Dia juga menyampaikan penguatan program strategis penyelenggaraan haji. Antara lain penurunan biaya haji, penyamarataan daftar tunggu yang lebih berkeadilan, serta optimalisasi peran haji dalam mendorong ekspor produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan jemaah di Arab Saudi. Selain itu, konsep Kampung Haji terus dikembangkan sebagai bagian dari layanan jemaah yang terintegrasi. (wan)

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
