Wamenag Romo Syafii dalam kunjungannya ke Hotel Rhab Almahabah, Makkah, Minggu (1/6). (MCH 2025)
JawaPos.com – Jelang wukuf di Arafah, Kamis (5/6), Kementerian Agama Indonesia terus mengevaluasi kesiapan pelayanan jemaah haji, termasuk aspek kesehatan.
Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Romo Syafii mengungkapkan adanya tantangan baru dalam pelayanan kesehatan jemaah haji Indonesia.
Itu dikarenakan kebijakan Arab Saudi yang melarang pengoperasian klinik-klinik Indonesia (klinik satelit, sektor, daker) di luar fasilitas rumah sakit resmi Saudi.
“Kita tidak keberatan dengan kebijakan, apalagi ini negeri mereka, tapi ternyata jemaah kita merasa semakin tertekan,” ujar Romo Syafii dalam kunjungannya ke Hotel Rhab Almahabah, Makkah, Minggu (1/6).
Menurutnya, banyak jemaah, khususnya yang lanjut usia (lansia) dan berisiko tinggi (risti), enggan dirujuk ke rumah sakit karena alasan bahasa, ketakutan, atau tidak adanya pendamping.
Padahal, kebijakan Saudi mensyaratkan seluruh pasien yang perlu rawat inap untuk langsung dibawa ke fasilitas kesehatan setempat.
“Kalau sudah harus dirawat, harus dibawa ke rumah sakit dan diyakinkan oleh karomnya, dokter di sini, agar dia dirawat,” jelasnya.
Meski begitu, Romo meminta agar petugas tetap cermat. Jika jemaah masih bisa ditangani oleh tim medis Indonesia tanpa melanggar regulasi, maka sebisa mungkin itu dilakukan.
“Harus pandai-pandai lah, tidak mengganggu regulasi, tapi tidak membiarkan yang sakit tidak diobati,” katanya.
Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah juga memastikan hak-hak jemaah tetap terjamin. “Semua haknya, termasuk penyolatan, pemakaman, asuransi, sudah ditangani dengan baik,” ucap Romo.
Ia mengingatkan, populasi jemaah haji Indonesia yang risti dan lansia jauh lebih banyak dibanding negara lain, sehingga perhatian ekstra perlu diberikan.
“Jemaah risti, lansia, kita ini jauh lebih banyak, jadi kita harus prihatin,” tuturnya.
Romo menyatakan optimis bahwa seluruh evaluasi ini akan menghasilkan perbaikan bukan hanya untuk pelaksanaan haji tahun ini, tetapi juga untuk tahun-tahun mendatang. “Semua ini supaya berjalan baik,” tegasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
