Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 22.21 WIB

Daftar 8 Syarikah yang Layani 221 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2025

Bus Shalawat yang menjadi bagian penting dari transportasi jemaah haji di Arab Saudi. (Kemenag) - Image

Bus Shalawat yang menjadi bagian penting dari transportasi jemaah haji di Arab Saudi. (Kemenag)

JawaPos.com – Pada musim haji 2025, sebanyak 221.000 jemaah Indonesia akan dilayani oleh delapan syarikah (perusahaan penyedia layanan) yang ditunjuk untuk mengelola operasional selama di Arab Saudi, termasuk saat fase krusial di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Dari total tersebut, 203.320 adalah jemaah haji reguler, dan 17.680 merupakan jemaah haji khusus. Jemaah haji akan mendapat layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, dan pergerakan selama di tanah suci melalui skema yang diatur oleh masing-masing syarikah.

Delapan syarikah tersebut adalah:

  1. Al Bait Guests – 35.977 jemaah
  2. Rakeen Mashariq – 35.090 jemaah
  3. Sana Mashariq – 32.570 jemaah
  4. Rehlat & Manafea – 34.802 jemaah
  5. Al Rifadah – 20.317 jemaah
  6. Rawaf Mina – 17.636 jemaah
  7. MCDC – 15.645 jemaah
  8. Rifad – 11.283 jemaah

Untuk informasi, syarikah adalah mitra kerja pemerintah Arab Saudi yang bertanggung jawab atas penyediaan layanan haji. Termasuk di wilayah Armuzna, serta operasional sejak kedatangan jemaah hingga kepulangan.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag, Muchlis Muhammad Hanafi, mengungkapkan bahwa tantangan utama pada fase puncak haji berada pada sektor transportasi, khususnya pergerakan jemaah di Armuzna.

“Kunci kesuksesan Armuzna ada pada pergerakan, pada transportasi. PPIH diharap memahami betul alur pergerakan,” ujar Muchlis.

Ia menjelaskan bahwa pada 2024 lalu, layanan transportasi dipegang oleh satu perusahaan terpusat. Namun pada 2025, skemanya berubah: delapan syarikah akan menangani masing-masing zona, sehingga perlu koordinasi yang sangat kuat agar pergerakan jemaah tetap tertib dan teratur.

Transportasi jemaah sendiri dibagi dalam tiga area besar, yaitu Transportasi antar kota, bus salawat 24 jam, dan transportasi Masyair (Armuzna). 

Koordinasi lintas syarikah inilah yang akan menjadi kunci utama kelancaran pergerakan jemaah selama fase puncak ibadah haji.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore