Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Mei 2024 | 01.50 WIB

Sayap Pesawat Garuda Terbakar, Jamaah Haji Kloter Makassar Pindah Penerbangan

MEMBARA: Api tampak menyala dari mesin pesawat Garuda yang mengangkut CJH asal embarkasi Makassar, Rabu (15/5). Pesawat tersebut akhirnya mendarat kembali di bandara Makassar. - Image

MEMBARA: Api tampak menyala dari mesin pesawat Garuda yang mengangkut CJH asal embarkasi Makassar, Rabu (15/5). Pesawat tersebut akhirnya mendarat kembali di bandara Makassar.

JawaPos.com - Penerbangan jemaah haji kloter 5 dari embarkasi Makassar mengalami gangguan pada Rabu (15/5) sore.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nokor penerbangan GA-1105 rute Makassar–Madinah yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin sehingga menimbulkan percikan api di salah satu sayap pesawat.

Pesawat yang terbang pada pukul 15:30 itu akhirnya kembali atau Return to Base (RTB) menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Penerbangan tersebut mengangkut 450 orang calon jamaah haji asal embarkasi Makassar, serta 18 awak pesawat.

Setelah kembali, jamaah sempat kembali ke asrama untuk menunggu jadwal keberangkatan baru. Mereka akhirnya diterbangkan kembali ke
Bandara Amie Mohammad bin Abdulaziz (AMAA) Madinah pada pukul 21.10 LT.

Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh Jemaah Haji pada penerbangan tersebut dan juga Kementerian Agama RI selaku penyelenggara haji.

"Kami juga melakukan koordinasi intensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan tindak lanjut penanganan jamaah untuk dapat kembali melanjutkan perjalanan," katanya.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI langsung menggelar rapat koordinasi untuk memberikan respons atas masalah penerbangan di Makassar dan dampak yang ditimbulkan.

"Garuda Indonesia sudah menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini kepada jemaah dan Kemenag. Kami menghargai permintaan maaf yang disampaikan," ujar Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie, di Jakarta.

Meski demikian, Kemenag menyayangkan peristiwa itu. Kemenag meminta Garuda Indonesia harus professional. "Karena ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jemaah. Kita minta kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore