Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2023 | 17.09 WIB

Tiga Jemaah Haji Indonesia Kehilangan Paspor saat Tiba di Madinah

MENUNGGU JEMPUTAN: Jemaah haji asal embarkasi Jakarta Pondok Gede bersiap berangkat ke Bandara King Abdul Aziz dari Hotel Burj Al Wahdah Al Mumtayiz di Makkah pukul 16.30 waktu Arab Saudi, Rabu (5/7).

JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) mencatat munculnya kasus jemaah haji Indonesia gelombang II kehilangan paspor usai tiba di Madinah, Arab Saudi. Secara prosedur, jemaah tersebut akan kembali menerima paspornya setibanya di bandara sebagai kelengkapan proses kepulangan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Haryanto mengingatkan agar jemaah haji dapat menyimpan paspor tersebut dengan baik supaya tidak hilang. Sebab, paspor tersebut dokumen penting untuk proses kepulangan.

"Hingga hari kelima masa kepulangan dari Bandara Madinah, terjadi tiga peristiwa kehilangan paspor dari 3 kloter yang berbeda. Saya harap jemaah haji bisa menjaga dokumen paspornya dengan baik," kata Haryanto, Selasa (25/7).

Paspor dibagikan kepada jemaah haji setibanya di Bandara Madinah. Paspor itu dibutuhkan dalam pemeriksaan imigrasi sebelum jemaah masuk ke ruang tunggu pesawat. Namun, ada saja jemaah haji yang lupa meletakkannya.

"Ketika sampai di bandara, paspor dibagikan kepada jemaah haji, kadang ada menitipkan ke orang dekatnya ada yang lupa, jatuh ketika di paviliun, atau pas ke kamar mandi. Jemaah haji ada saja yang ketika sampai di paviliun masih sibuk bongkar barang bawaan. Ini salah satu bisa menyebabkan terjadi hilangnya paspor," jelas Haryanto.

Dari tiga kasus kehilangan paspor, pihaknya segera berkomunikasi dan koordinasi dengan bagian Imigrasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk segera menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Agar kejadian serupa tidak terulang, Haryanto berpesan, menjelang kepulangan, setiap jemaah haji hendaknya memeriksa kembali barang bawaannya, jangan sampai ada yang tertinggal, terutama paspor.

"Tiga jemaah haji yang kehilangan paspor dan telah diganti dengan penerbitan SPLP. Mereka berasal dari kloter 1 Embarkasi Aceh (BTJ 01), kloter 1 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 01), dan kloter 32 Embarkasi Surabaya (SUB 32). Alhamdulillah SPLP bisa segera terbit sehingga mereka bisa ikut terbang bersama kloternya," sebut Haryanto.

Sampai hari ini, tercatat sudah ada 140.080 jemaah haji Indonesia yang pulang ke Tanah Air. Mereka tergabung dalam 370 kloter. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore