
TERUNGKAP: Kepala Satuan Operasional Armina Harun Arrasyid (dua dari kiri) mengecek data jemaah meninggal di kantor Polisi Khusus Wilayah Mina, Selasa (11/7).
Laporan dari Makkah: Eko Priyono-Abdi D. Noor
Niron Sunar Suna, jemaah haji asal Probolinggo yang hilang, berhasil ditemukan dalam kondisi sudah menjadi jenazah. Kamsani, istri Niron, mengenali dari sarung, kaus, dan gelang karet.
---
NIRON menjadi salah satu jemaah yang paling dicari karena hilang pada saat melempar jumrah ula pada 29 Juni 2023. Dia terpisah dari rombongan saat berangkat ke terowongan. Kepastian keberadaan Niron terungkap setelah seorang petugas maktab mendatangi Kamsani di kamar hotelnya kemarin (11/7).
Dia menunjukkan gambar di HP ke Kamsani. ”Ibu kuat apa tidak? Kalau tidak kuat, tidak usah melihat,” ucap Tiarso, salah seorang tetangga kamar Kamsani, menirukan ucapan petugas maktab. Perempuan berusia 63 tahun itu mengangguk. Pertanyaan tersebut sempat diulang dan dijawab dengan jawaban sama.
Awalnya petugas itu kemudian menunjukkan gambar dari arah kaki. Terlihat sarung yang melilit tubuh bagian bawah jenazah. Saat itu Kamsani langsung membenarkan bahwa itu adalah sarung suaminya. Kamsani langsung lemas dan menangis.
Petugas bertanya lagi apakah akan melanjutkan melihat foto tersebut. Ditunjukkanlah gambar bagian badan dan tangan yang salah satu pergelangannya terlilit gelang karet. Kamsani kembali mengiyakan itu adalah suaminya. Terakhir, petugas menunjukkan gambar wajah jenazah tersebut. Dan dia pun langsung membenarkan itu adalah wajah suaminya.
Gambar tersebut menjadi jawaban atas pencarian salah seorang jemaah yang telah hilang selama 12 hari. Sebelum hilang, Niron mengenakan sarung dan kaus warna putih dengan saku kotak di bagian perut. Sama persis dengan gambar yang ditunjukkan petugas.
Setelah memastikan bahwa jenazah itu adalah Niron, Kamsani langsung menandatangani pernyataan yang isinya membenarkan identitas pria tersebut adalah suaminya. Petugas maktab kemudian membawa Kamsani ke Rumah Sakit Al Noor untuk melihat jenazah Niron secara langsung. Perkembangan itu langsung dikabarkan kepada keluarga yang ada di kampungnya di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Nanik Nu’naiha, teman sekamar Kamsani, menceritakan, hingga sebelum petugas maktab datang, Kamsani masih meyakini bahwa suaminya masih hidup. Setiap hari Kamsani menunggu perkembangan pencarian Niron. ”Sampai tadi siang, belum menganggap suaminya meninggal,” ucapnya saat itu.
Niron Sunar Suna semasa hidup.
Niron hilang ketika berangkat melempar jumrah ula bersama rombongan. Nanik mengatakan, saat itu dirinya mendampingi Kamsani berjalan beriringan dengan rombongan laki-laki. Niron berada di barisan belakang. Sementara Kamsani di bagian depan. ”Saya sempat bilang, disapa bapak, Bu,” ucapnya. Namun, ketika menengok ke belakang, Niron sudah tidak terlihat lagi. Hanya, saat itu dikira masih bersama rombongan.
Namun, Niron tidak kunjung tiba di tenda meski semua rombongan telah datang. Setelah lama menanti, tidak kembalinya Niron diinfokan ke ketua kloter dan diteruskan ke petugas. Jemaah satu rombongan juga membantu mencari dengan menyisir jalur melempar jumrah hingga dua kali. Tapi tidak menemukan. Hingga proses tinggal di Mina selesai dan kembali ke hotel, Niron tak kunjung ditemukan.
Sebelum Niron ditemukan, tas pinggang miliknya ditemukan terlebih dahulu. Namun, lokasi dan siapa penemunya tidak jelas. Di tas pinggang itu terdapat identitas dan kartu pengenal jemaah haji. Karena itulah, Niron hilang tanpa identitas yang melekat.
Selama proses menunggu kabar pencarian suaminya di hotel, Kamsani sakit-sakitan. Petugas kesehatan memberikan pendampingan khusus. Termasuk mengawasi asupan makan agar tidak kekurangan nutrisi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
