Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Januari 2024 | 00.45 WIB

Canggih Banget! ini Keunggulan Mobile AI yang Dibawa Samsung Pada Smartphone Terbarunya

 

Photo

JawaPos.com - Sebagai perusahaan teknologi yang terus relevan dengan perkembangan zaman, Samsung memahami bahwa teknologi artificial intelligence (AI) generatif memberi dampak yang signifikan bagi penggunanya untuk menjadi lebih kreatif dan produktif.

Terbaru, Samsung bakal mengumumkan Galaxy Unpacked 2024 pada 18 Januari 2024 nanti. Pada Galaxy Unpacked kali ini, Samsung memperkenalkan Smartphone Flagship terbarunya yang dibekali teknologi on-device AI, atau disebut juga sebagai Galaxy AI.

Melalui terobosan baru Galaxy AI, Samsung merevolusi industri teknologi lewat adopsi kecerdasan buatan dalam genggaman yang belum pernah ada sebelumnya.

"Galaxy AI adalah terobosan yang menggabungkan AI on device yang dikembangkan Samsung dan AI berbasis cloud yang dibangun atas kolaborasi terbuka kami bersama para pemimpin industri dengan visi yang sama untuk menghadirkan cara baru dalam mentransformasi gaya hidup masyarakat” ujar Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia melalui keterangannya, Jumat (12/1).

Melalui Galaxy AI, Samsung membuka berbagai kemungkinan baru yang dapat diakses dengan mudah melalui perangkat ponsel pengguna di mana saja melalui kecerdasan buatan. Keuntungannya, memudahkan pengguna memenuhi kebutuhannya, termasuk mengatasi hambatan berkomunikasi, menyederhanakan cara-cara dalam mendorong produktivitas serta kreativitas dalam memanfaatkan ponsel untuk kehidupan sehari-hari.

Salah satu bentuk manfaatnya adalah AI Live Translate Call yang mampu menghasilkan terjemahan audio dan teks secara real time saat pengguna menelepon layaknya memunculkan subtitle kala streaming konten favorit. Fitur ini terimplementasi secara langsung dalam telepon pengguna sehingga memangkas kerumitan penggunaan aplikasi pihak ketiga.

Pengguna pun tak perlu khawatir akan privasi perangkat karena Galaxy AI telah dirancang khusus, guna memperhatikan keamanan pengguna dalam pemanfaatan AI.
Sebab, seluruh perangkat Samsung telah dibekali dengan security platform Knox yang telah teruji untuk memastikan keamanan data yang komprehensif.

Sementara itu, Pakar AI dan Founder of Kata.ai Irzan Raditya mengatakan, kehadiran Galaxy AI akan mendorong implementasi AI, baik secara strategis maupun etis, berkat kemampuannya dalam mendobrak hambatan-hambatan yang bisa ditemui pada kehidupan secara instan. Contohnya, barrier dalam berkomunikasi seperti perbedaan bahasa dan budaya.

"Dengan begitu, Galaxy AI mampu menjadi solusi yang akan membuka banyak sekali peluang bagi semua orang untuk terhubung satu sama lain, berbagi kesamaan minat, hingga berkolaborasi dalam bekerja maupun berkarya, tak peduli mereka berasal dari mana," kata dia.

Menurutnya, AI punya potensi besar tidak hanya membuat hidup jadi lebih mudah, namun juga membuat pengguna melakukan lebih banyak hal bermanfaat untuk mencapai tujuan-tujuannya.

Dengan AI, khususnya AI generatif, pekerjaan yang sebelumnya butuh waktu lama untuk diselesaikan, kini bisa dituntaskan lebih cepat cukup dengan 1 klik dan prompt sederhana. "Apalagi, AI generatif telah hadir dalam berbagai platform yang mampu membantu pengguna untuk membuat konten-konten baru dengan berbagai format, mulai dari tulisan, gambar, hingga video," jelas Irza.

Berdasarkan data Google, 43% Gen Z sudah memiliki awareness terhadap teknologi AI. Beberapa di antara mereka pun sudah mengadopsi pemanfaatan AI untuk membantu kegiatan sehari-hari.

“Data kami menunjukkan bahwa 1 dari 5 kalangan Gen Z menggunakan AI dalam mempermudah komunikasi baik itu menyusun email atau chat response, dan 23% memanfaatkan AI sebagai virtual assistant untuk mempermudah keseharian mereka. Perilaku tersebut tak terlepas dari penetrasi teknologi AI di bidang profesional maupun kreatif," kata Country Head of Android of Google Indonesia, Denny Galant.

Ditambahkan Denny, tren tersebut juga menunjukkan kesiapan pengguna dalam mengadopsi dan mengekspansi manfaat teknologi AI lebih dari sebelumnya. Maka dari itu, Gen Z dan milenial perlu upgrade skill mereka untuk bisa bersaing di era modern.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore